Permintaan Seragam Sekolah Meningkat, Pedagang Panen Untung
F.ali

Permintaan Seragam Sekolah Meningkat, Pedagang Panen Untung

Minggu, 09 Juli 2017 - 14:24:44 WIB
0 | Kategori: Jambi Bisnis |Dibaca: 189

Kenali.co, JAMBI - Menjelang tahun ajaran baru sekolah, permintaan seragam sekolah di Pasar Angsoduo Kota Jambi mulai meningkat. Peningkatan permintaan seragam sekolah itu diperkirakan mencapai 30 persen.

Sukri, seorang pedagang pakaian seragam sekolah di Gang Siku Angsoduo, Kota Jambi  mengatakan, permintaan pakaian seragam sekolah meningkat sejak beberapa pekan yang lalu, dengan tingkat permintaan mencapai 30 persen dibandingkan dengan permintaan sebelumnya.

Meskipun pesanan meningkat, katanya, harga jual seragam sekolah tidak dinaikkan, karena daya beli konsumen terbatas. Harga jual seragam yang ditawarkan, yakni untuk senilai Rp100 ribu. "Itu udah lengkap yaitu baju dan celana," katanya.

Ditambahkannya, harga jual seragam sekolah memang terbilang murah, sebab ia menjualnya dengan harga grosiran. "Rata-rata yang beli ke sini itu dijual lagi. Konsumen saya banyak dari luar daerah, mulai dari Sarolangun, Tebo, Kuala Tungkal dan lainnya," katanya.

Sukri menambahkan, sejak sepekan kemarin, dirinya mampu menjual sebanyak 50 Kodi dalam satu hari. Dengan penjualan yang meningkat tajam, dirinya mampu memperoleh omset sebesar Rp30-40 juta per hari. Ia memperkirakan, puncak permintaan seragam ini akan meningkat pada pekan ini, sebab tanggal 17 Juli para siswa sudah mulai masuk sekolah.

"Biasanya kalau hari biasa, rata-rata hanya terjual sebanyak 10-15 potong saja," ujarnya.

Berdasarkan pengamatan dilapangan, sejumlah pedagang di pasar Angsoduo mulai menjajakan perlengkapan sekolah, seperti tas, sepatu, seragam sekolah, dan peralatan menulis.

Syaiful, salah seorang pedagang pakaian dari Nipah Panjang mengatakan bahwa ia memang sengaja berbelanja ke Pasar Angsoduo karena harganya yang murah. Sehingga harga seragam masih bisa dijual kembali dengan harga yang untung. "Ini saya belanja untuk di bawa ke Nipah Panjang untuk dijual kembali," ujarnya.

Sementara itu, Asiah (30), seorang pedagang lainnya mengaku, permintaan perlengkapan sekolah memang mulai meningkat,seperti sepatu dan tas.

“Sedangkan permintaan seragam sekolah belum banyak sejak dua pekan lalu,” ujarnya.

(Ali)

#News1


kenali.co