Alat Kontrasepsi Jangka Pendek Masih Digemari
Jumlah Usia Subur Di Kota Jambi Capai 100 Ribu Lebih

Alat Kontrasepsi Jangka Pendek Masih Digemari

Jumat, 19 Mei 2017 - 19:52:31 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 131

Kenali.co, JAMBI- Kesadaran masyarakat menggunakan alat kontrasepsi Jangka Panjang di Kota Jambi masih rendah. Hal ini diakibatkan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai alat kontrasepsi jangka panjang. 

Kepala Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana, Kota Jambi, Rasyid Ridho mengatakan bahwa Penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang seperti spiral (IUD) dan implan atau susuk sangat rendah. Persentase pengguna alat kontrasepsi jangka panjang hanya sekitar 40 persen. Sisanya, 60 persen menggunakan alat kontrasepsi jangka pendek berupa pil, suntik dan kondom.

"Padahal, alat kontrasepsi jangka pendek kurang efektif karena akseptor (pengguna) sering lupa. Jika suntik atau minum pil tidak dijalani secara rutin, angka drop out KB akan meningkat," ujarnya saat di temui usai kegiatan temu Kader IMP dan Dialog di Kecamatan Alam Barajo, Jumat, (19/5). 

Jika tidak segera ditangani, yang terancam bukan hanya ketahanan pangan, tapi juga ekonomi sehingga memperbanyak jumlah penduduk miskin. 

"Kontrasepsi yang bersifat jangka panjang adalah kebutuhan utama untuk menekan laju pertambahan penduduk," tambahnya.

Dibandingkan dengan pil atau suntik, dan juga kondom, alat kontrasepsi jangka panjang seperti IUD atau implan memang kalah populer. Untuk itu pihaknya akan mendorong agar masyarakat mau menggunakan kontrasepsi jangka panjang itu. 

Dikatakannya, kontrasepsi jangka panjang sangat dianjurkan untuk masyarakat yang ingin menjarangkan kehamilan atau tidak ingin menambah jumlah anak lagi. Meski pun pemahaman masyarakat akan kontrasepsi sudah semakin baik, namun menurutnya, masih banyak ibu yang enggan memakai kontrasepsi jangka panjang.

(Ali)

#News1


kenali.co