Polisi: Pelaku Begal Diduga 5 Orang, ini kronologis kejadiannya
Anggota Polsekta Muara Bulian berkata membuka borgol korban Begal yang merupakan Sekdes Butang Baru.

Polisi: Pelaku Begal Diduga 5 Orang, ini kronologis kejadiannya

Rabu, 17 Mei 2017 - 15:21:03 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 1431

Kenali.co, MUARA BULIAN - Kepolisian Sektor Kota Muara Bulian, tengah mendalami kasus dugaan begal yang dialami Juanda Bin Ende Caca (32), merupakan warga RT. 06, Desa Butang Baru, Kecamatan Mandi Angin, Kabupaten Sarolangun.

Kapolres Batanghari AKBP Mulia Prianto, S.Sos, SIK, melalui Kasubag Humas Iptu Supradono, membenarkan adanya aksi kejahatan dengan kekerasan. Dimana korbannya ditemukan warga RT 11, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, pada Rabu pagi (17/5/2017) sekitar pukul 06.00 WIB.

" TKP nya berada di Sungai Abang, Desa Taman Dewa, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, sekira pukul 18.00 WIB," tulis Supradono melalui Whatsapp, Rabu siang.

Ia menjelaskan, korban sendirian pada saat itu sedang mengendarai mobil dump truck jenis Mitsubishi Canter warna kuning.

" Tapi Korban lupa dengan nomor polisi mobilnya," tutur Supradono.

Selanjutnya, ditengah jalan kendaraan korban diikuti oleh 1unit mobil jenis Avanza warna hitam.  Kemudian mobil korban langsung distop dengan cara pelaku melintangkan mobilnya di depan mobil korban.

" Setelah itu 4 orang pelaku langsung turun dan 3 orang langsung menodongkan senjata api ke kepala korban dan menyuruh korban untuk turun. Kemudian korban langsung di sekap dan ditutup mata serta mulut dengan menggunakan lakban," beber mantan Kapolsek Batin XXIV ini.

Tak hanya itux, korban di borgol dan kedua kakinya di ikat dengan lakban. Selanjutnya, pelaku membawa korban hingga memasuki wilayah Kota Muara Bulian.

" Pelaku diduga berjumlah 5 (lima) orang," imbuhnya. 

Atas kejadian itu, Juanda mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Sebab, pelaku yang diduga berjumlah Lima orsng, berhasil membawa kabur 1 (satu) unit mobil dump truk jenis Mitsubishi Canter, uang tunai sebesar Rp. 4 juta, 1 (satu) unit handphone merk OPPO warna silver dan 1 (satu) lembar ATM Mandiri, SIM B1 dan NPWP atas nama korban.

(fai)

#News1


kenali.co