Polda Jambi Amankan Pengoplos Gas 12 Kilogram

Polda Jambi Amankan Pengoplos Gas 12 Kilogram

Senin, 13 Februari 2017 - 13:24:38 WIB
0 | Kategori: Advertorial |Dibaca: 393

Kenali.co, JAMBI - Ditreskrimsus Polda Jambi menangkap seorang pengoplos tabung gas LPG ukuran 12 kilogram. Pelaku mengisi tabung gas ukuran 12 kilogram (nonsubsidi) dengan empat buah tabung 3 kilogram (subsidi).

Anggota Subdit IV Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi menangkap seorang pengoplos tabung gas LPG ukuran 12 kilogram. Inisial PT (53) ditangkap, ketika mengisi tabung gas ukuran 12 kilogram (nonsubsidi) dengan empat buah tabung 3 kilogram (subsidi).

Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani senin di Jambi mengatakan tersangka ditangkap di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, RT 23 Kelurahan Paal Merah, Kota Jambi. Penangkapan tersangka berdasarkan laporan masyarakat, Berita dan Fakta dilapangan terkait kelangkaan Gas Subsidi di kota Jambi.

Berdasarkan laporan masyarakat adanya aktifitas pengoplosan yang sudah sangat meresah, karena aroma yang dikeluarkan dari dalam ruko itu sangat menyengat dan kekwatiran terjadi ledakan. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap tersangka Inisial PT (53) ketika memindahkan isi tabung gas elpiji 3 kilogram ke tabung 12 kg.

Modus yang dilakukan tersangka adalah dengan memindahkan isi tabung gas elpiji 3 kg ke tabung 12 kilogram dengan cara menggunakan pipa besi 10 cm untuk menyuntikan Gas. Tersangka menyamarkan aktivitasnya di ruko penjualan buah-buahan dimanfaatkan untuk mengoplos Gas.

Barang bukti yang diamankan polisi 24 Tabung Gas 12 Kg, 60 tabung Gas 3 Kg. 9 buah pipa besi atau alat suntik pemindah gas. 10 gelas air mineral dingin.

Lebih lanjut Yazid mengatakan, tersangka dijerat dengan pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara serta denda Rp 2 miliar.

Serta pasal 30, 31, dan 32 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Ancaman hukumannya 6 bulan kurungan sertaa denda Rp 500 ribu.(*).

(Ald)

#News1


kenali.co