Warga Senaung Gelar Sedekah Payo Turun Baumo. Minta Keberkahan dan Dijauhkan dari Musibah

Warga Senaung Gelar Sedekah Payo Turun Baumo. Minta Keberkahan dan Dijauhkan dari Musibah

Kamis, 12 Januari 2017 - 15:20:28 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 2

Kenali.co, SENGETI - Memasuki musim tanam tahun 2017, warga Desa Senaung menggelar sedekah payo turun ba umo. Kegiatan ini merupakan tradisi peninggalan zaman dahulu yang masih lestari hingga saat ini. Sedekah payo turun ba umo ini, bertujuan meminta kepada yang maha kuasa agar dalam bercocok tanam nantinya mendapat keberkahan dan dijauhkan dari segala musibah.

Sayuti, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Bersama Desa Senaung, saat dibincangi Kamis, (12/1) kemarin mengatakan, tradisi sedekah payo turun ba umo sudah ada sejak zaman dahulu. Tradisi tersebut hingga saat ini masih terus lestari di Kabupaten Muarojambi, terutama di Desa Senaung, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) Kabupaten Muarojambi. Tradisi sedekah payo turun ba umo ini juga merupakan tanda dimulainya bagi warga setempat untuk melakukan cocok tanam khususnya tanaman padi sawah.

Masih dijelaskan Sayuti, acara sedekah payo turun ba umo ini diawali dengan rangkaian pembacaan Bardah, yang berisi Solawat  atas Nabi Muhamamd SAW. Dimana, dihadapan warga yang sudah berkumpul dan duduk rapi tersebut, diletakkan baskom besar yang di isi dengan air. Nantinya, air tersebut diambil secukupnya  dan nantinya disiramkan ke sawah masing masing petani.

Ditambahkannya, sedekah payo turun ba umo merupakan staridisi dari tahun ke tahun yang sudah dilakukan oleh nenek moyang hingga sekarang. Maka, kegiatan ini patutlah diadakan dan dilestarikan guna meminta kepada yang maha kuasa agar hamparan sawah disuburkannya dan mendapat hasil yang baik.

Usai pembacaan Bardah dan ditutup dengan pembacaan doa, Sayuti, selaku ketua Gapoktan mempraktekkan kepada para petani tentang tata cara bercocok tanam padi sawah dengan cara jajar legowo. Tanam jajar legowo ini memiliki ciri khas sendiri. Yakni, sebelum melakukan penanaman, terlebih dahulu harus disiapkan seuntai tali untuk membuat ukuran ukuran tertentu. 

"Semaian padi ditanam dengan ukuran jarak tanam antar semaian tersebut 20 centi meter. Dalam setiap satu meternya akan diberi jarak atau ruang sekitar 40 centi meter guna memudahkan petaninya di kemudian hari untuk melakukan pemupukan mapun penyemprotan dan pemanenan nantinya," jelas Sayuti. 

(wil)

#News1


kenali.co