Protes Tagihan Listrik Membekak, Ahmad Ngamuk di Kantor PLN Rayon Muarabulian

Protes Tagihan Listrik Membekak, Ahmad Ngamuk di Kantor PLN Rayon Muarabulian

Senin, 09 Januari 2017 - 21:48:15 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 314

Kenali.co,  MUARA BULIAN - Tagihan listrik rumahnya tiba-tiba membekak secara tidak wajar. Ahmad, warga RT 02 Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, sambangi kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Muara Bulian, Senin (9/1).

Dikantor PLN Rayon Mura Bulian, Ahmad, sempat meluapan kekesalannya kepada pihak PLN. Dirinya mengaku kesal, karena tagihan listrik rumahnya yang hanya menggunakan daya 900 Volt Ampere, tagihan listriknya bisa tembus hingga Rp 8 juta.

“ Dimano letak kewajarannya, di rumah tu cuma pakai daya listrik 900 Volt Ampere. Dan pemakaian listrik di rumah cuma menggunakan lampu, tv kulkas dan mesin air. Itupun mesin air hanya satu kali dipakai dalam seminggu,” ucapnya.

Dari keterangan Ahmad, membekak tagihan listriknya rumahnya ini bukan terjadi kali ini saja. Tagihan listrik rumahnya membekak sudah sampai tiga kali. Namun yang dua kali sebelumnya, tidak begitu fantastis.

“ Tagihan ini membengkak sudah tiga kali, pertamo itu membekak hanya Rp 300 ribu. Yang kedua Rp 400 ribu. Dan terakhir yang fantastis, hingga Rp 8 juta. Kami sangat keberatan dan benar – benar merasa  sudah di rugikan oleh pihak PLN,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala PLN Rayon Muarabulian, Arlin Jihar Sihombing, beralasan bahwa  telah terjadi perselisihan tagihan antara rekening dan meteran pelanggan, lantaran metode pengecekan terdahulu masih menggunakan sistem manual.

“ Ada kekeliruan sistem, sehingga terjadi selisih antara data rekening tagihan dengan meteran pelanggan, karena selama ini metode pengecekan secara manual,” ungkap  Arlin Jihar Sihombing, ketika dijumpai dikantor PLN Rayon Muara Bulian. (*).

(fai)

 

#News1


kenali.co