Zola : Kasus Penista Agama Jadikan Pembelajaran Berharga

Zola : Kasus Penista Agama Jadikan Pembelajaran Berharga

Kamis, 05 Januari 2017 - 16:12:51 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 272

Kenali.co, Jambi - Gubernur Jambi Zumi zola Meminta  Peristiwa Hukum terhadap Karyawan Hotel Novita Jambi sebagai Pembelajaran yang amat berharga untuk semua masyarakat. Termasuk pelaku usaha Lebih Memperhatikan pegawainya, sehingga Penistaan agama tak terulang Lagi.

Zola juga berharap, Masyarakat jambi tidak mudah terfokokasi hingga terpecah belah oleh isu-isu ataupun masalah yang belum jelas akar permasalahnya. Dihapaan para media zola tegaskan Jangan sampai masalah yang saat ini menjerat karyawan hotel Novita sampai memecah jambi,  Karena jambi selalu dikenal dengan provinsi teraman di indonesia .

Atas pristiwa yang menyita perhatian publik ini, zola katakan pihak hotel kedepannya untuk lebih memperhatikan pegawainya, saling memperhatikan satu sama lain. Ia harapkan, Kedepannya Ada hubungan mutualisme antara pemilik dan pegawai. Karena mereka saling membutuhkan. Sehingga Masalah ini jangan terurang lagi. "Dengan imbas seperti nasional ini, tenyata permasalahannya hanya seperti ini". Tutur zola dimapolda jambi ketika press release Kamis (05/01).

Zola juga sudah dipertemukan dengan RZ (20), Motif RZ melakukan penistaan agama itu, kuat karena diperlakukan tidak adil oleh pemilik Hotel. RZ menurut zola merupakan pria yang berasal dari keluarga tak mampu. Rz pun menangis dihadap guberbernur dan meminta maaf karena dibenahnya tidak pernah terfikir menista agama hingga imbas begitu besar seperti saat ini.

Rz juga telah menyesal dan menangis atas perbuatannya, ia tidak berniat memecah belah Jambi. Namun orang nomor satu diprovinsi jambi ini meminta proses hukum tetap dilanjutkan, supaya ada keadilan agar kedepannya tidak dipermainkan seperti kasus saat ini. "Kita sesama muslim telah memaafkan perbuatanya, tetapi negara kita hukum  dan hukum tetap dilanjutkan". Pungkas zola.

Diketahui, pada tanggal 23 desember 2016 Lalu, Masyarakat jambi dikejutkan adanya sebuah tulisan lafaz allah yang berada pada tempat yang tidak semestinya. Lafaz allah bahkan berada ditengah gambar yang menyerupai gambaran kaki. Gambar yang terpapang di ruang loby itu, lalu mengusik dan menyebabkan protes dari elemen masyarakat jambi hingga mengundang masa datang Ke TKP. Kasus ini terus menyebar dengan media sosial, sehingga masyarakat berbondong-bondong datang ke TKP dan menyatakan protes keberadaan tuslisan Lafaz allah di Hiasan Natal itu.

Dalam waktu dua minggu polisi berhasil mengungkap pelaku pembuat hiasan natal kontrofersial itu, pelakunya adalah RZ pria berusia (20). Motifasi tersangka Membuat , Karena prasaan tidak senang terhadap pemilik Hotel yang dianggap lalai atau membayar gajinya terlambat. Namun, pengakuan tersangka itu sejauh ini sedangkan dikembangkan oleh penyidik untuk mengetahui apakah ada pihak lain yang terlibat dan dalam waktu dekat perkembangan Kasus itu akan disampaikan rekan-rekan media dijambi.(*).

(Ald).

 

 

 

#News1


kenali.co