HUT Provinsi Jambi Ke-60, Zola-Fachrori Fokuskan Program Pembangunan Pro Rakyat
HUT Provinsi Jambi Ke-60, Zola-Fachrori Fokuskan Program Pembangunan Pro Rakyat

HUT Provinsi Jambi Ke-60, Zola-Fachrori Fokuskan Program Pembangunan Pro Rakyat

Jumat, 06 Januari 2017 - 19:35:58 WIB
0 | Kategori: Advertorial |Dibaca: 340

Kenali.co, JAMBI – Memasuki usia 60 tahun Provinsi Jambi terus melakukan upaya pembangunan yang difokuskan pada program pro rakyat. Usia yang bagai organisme hidup telah mengalami berbagai kejadian dalam perjalanan bereksistensi.

Pada Hut ke-60 yang tepat jatuh pada Jum’at (6/2) 2016 ini, Pemerintah Provinsi Jambi mengangkat tema “Kita Tingkatkan Kemampuan Daya Saing Daerah Untuk Mewujudkan Visi Misi Jambi Tuntas 2021”, tema ini menunjukkan bahwa Propinsi Jambi siap bersaing di segala bidang dengan memaksimalkan segala aset yang dimiliki oleh Provinsi Jambi, kondisi riil dan faktual akan menampak pada wajah pembangunan selama lima tahun mendatang.

Melalui Visi Jambi tuntas 2021, berbagai program yang diusung Gubernur H. Zumi Zola Zulkifli dan Wakil Gubernur Jambi H. fachrori Umar, memfokuskan program Pro yang menyentuh langsung pada kehidupan masyarakat. Prioritas dalam visi pembangunan Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Zola apa Lori adalah pembangunan infrastruktur ketahanan pangan dan pendidikan serta meningkatkan pendapat daerah, salah satunya melalui sektor pariwisata.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, merupakan urat nadi perekonomian yang harus didukung oleh pemerintah guna mewujudkan masyarakat Mandiri dalam meningkatkan perekonomian. Pentingnya percepatan pembangunan jalan dan jembatan di provinsi Jambi adalah salah satu solusi meningkatkan perekonomian di provinsi Jambi khususnya di daerah produksi pangan. Guna mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan PU Provinsi Jambi harus bersinergi dengan PU Kabupaten Kota se Provinsi Jambi.

Pada duet kepemimpinan Zola-Fachrori juga bekerja dengan cepat untuk mengatasi masalah-masalah yang sangat urgen seperti bagaimana upaya Gubernur dan seluruh jajaran mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dengan segera berkoordinasi kepada seluruh pihak terkait untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, serta menindak tegas para pelaku pembakaran hutan. Gubernur juga langsung mengumpulkan perusahaan-perusahaan dan menegaskan bahwa pemerintah akan bertindak tegas jika terbukti perusahaan melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Kepemimpinan Zola-Fachrori ini juga, pemerintah Provinsi Jambi dan forkopimda Provinsi Jambi sepakat membentuk Satuan Tugas (Satgas) pencegahan dan penanggulangan penambangan emas tanpa izin (PETI). Satgas ini merupakan buntut dari maraknya aktivitas peti di 4 Kabupaten wilayah Barat Provinsi Jambi, seperti Sarolangun, Merangin, Bungo, dan Tebo. Satgas ini akan membuat rencana aksi langkah-langkah pencegahan, penghentian, dan penyelesaian masalah serta upaya pemulihan kawasan hutan dan lahan bekas peti.

Pasangan Zola-Fachrori juga berkomitmen untuk mendukung upaya pemberantasan pungli guna memberantas pungli pemerintah Provinsi Jambi membentuk satuan tugas (Satgas) sapu bersih pungli liar (Saber Pungli) dalam rangka menekan angka pungli dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat daerah. Tim Satgas yang terdiri dari POLRI, TNI pemerintah Provinsi Jambi dan Kejaksaan, diharapkan bukan hanya melakukan penindakan terhadap pelaku pungli akan tetapi juga mengantisipasi terjadinya pungli dan korban pungli.

Program-program dan kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat akan terus didukung oleh pemerintah Provinsi Jambi, salah satunya pada bidang pendidikan, contohnya adalah Pemerintah Provinsi Jambi memiliki 15.000 beasiswa sampai tahun 2021, yang diperuntukan bagi SMA, SMK, S1, S2, S3, dan dokter spesialis, yang diutamakan kepada orang yang berprestasi.

Gubernur Zola menyatakan, program beasiswa tersebut ditunjukkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Provinsi Jambi.

“Beasiswa tersebut juga akan diberikan untuk para guru, agar kualitas guru semakin membaik lagi, serta untuk dokter spesialis karena di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher yang sangat membutuhkan dokter spesialis khususnya dokter spesialis saraf dan tulang. Dokter spesialis saraf hanya satu, dan Dokter spesialis tulang juga hanya satu”, terang Gubernur Zola.

(Humas Prov Jambi)

#News1


kenali.co