Kepala SKPD Diminta Tandatangani Kontrak Kerja

Kepala SKPD Diminta Tandatangani Kontrak Kerja

Rabu, 04 Januari 2017 - 21:44:07 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 172

Kenali.co,  JAMBI- Pemerintah Kota Jambi melakukan rapat koordinasi terkait dengan program kerja tahun 2017 di Aula Grya Mayang, Rabu, (4/1).

Selain itu, Walikota Jambi SY Fasha juga melakukan evaluasi kinerja tahun 2016 seluruh  SKPD sekaligus memantapkan program kerja tahun 2017. Dalam rapat kerja yang digelar di rumah dinas Walikota tersebut, Fasha memberikan beberapa catatan. Setiap SKPD memberikan paparan tentang kinerja yang sudah dan akan dilaksanakan. Lalu Fasha langsung memberikan pertanyaan dan evaluasi tentang konerja SKPD tersebut.

"Saya sengaja mengumpulkan seluruh SKPD mulai dari kurah,camat,staf ahli,asisten,kepala dinas, sekda bahkan Dirut Rumah Sakit dan PDAM. Saya minta mereka melaporkan kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan. Bagaimana tingkat keberhasilan,apa saja hambatannya dan apa saja program 2017 terkait aplikasi anggaran yang sudah ada,"ujarnya.

Fasha menjelaskan bahwa dirinya dan kepala SKPD akan menandatangani kontrak kerja. Lalu, kontrak kerja tersebut akan dievaluasi per tri wulan hingga 1 tahun kedepan. Dari kontrak kerja itu, nanti akan dievaluasi. Misalnya ada 10 program. Saat eveluasi akhir tahun hanya 5 program yang terlaksana. Maka hal itu harus dipertanggungjawabkan, kenapa 5 programnya tidak terlaksana.

“Apakah kesalahan dari kepala skpdnya atau masalah lainnya. Semua dievaluasi. Evaluasi bisa tertulis, kalau ternyata malas,tidak ada motivasi kerjanya. Bisa saja kita turunkan pangkatnya atau bisa saja kita non jobkan," katanya.

Fasha menjelaskan, jika nanti SKPD tersebut programnya tidak berjalan dengan baik dan terkena evaluasi, dan jika berakibat fatal hal itu kepala SKPD yang bersangkutan dapat di berikan sanksi.

“Sanksinya bisa nonjob,” katanya.

Pada rakor kali ini, setiap kepala SKPD maju satu persatu melaporkan program kerja yang sudah dan akan dilaksanakan. Lalu, Fasha langsung memberikan evaluasi dan beberapa catatan penting.

Baca juga : Gelar Rakor, Fasha Minta SKPD Punya Program Inovatif

Diantaranya Fasha memberi catatan pada bagian perekonomian yang dinilainya belum maksimal. Diantaranya masih lemahnya pengawasan terhadap gas 3 kg, tidak maksimalnya CSR serta program city gas yang belum berjalan dengan baik. Untuk BKD, Fasha menilai kinerjanya tidak maksimal. Menurutnya masih banyak pejabat yang sudah naik golongan namun tidak tercantum di BKD.

"Juga BKD harus menginformasikan  kepada ASN kapan merek mau naik pangkat. Semua harus di kasih tahu,"ujarnya.

Catatan juga diberikan kepada dispenda agar memaksimalkan PAD serta dinas PU Kota Jambi agar lebih maksimal dalam pembangunan proyek. "Jangan sembarangan pilih rekanan. Semua pekerjaan harus selalu di cek," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Jambi, Doni Iskandar mengatakan bahwa anggaran besar di peruntukkan untuk Dinas PU sebesar Rp250 miliar. Dari anggaran tersebut nantinya akan difokuskan untuk membangun gedung perkantoran, gedung pelayanan publik dan infrstruktur jalan.  

“Fokus kita tetap ke Cipta karyaan dan ke Bina margaan. Masing masing bidang itu di gelontorkan sekitar Rp80 sampai Rp100 miliar,” kata Doni.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan bahwa untuk anggaran kesehatan tahun 2017 sebesar Rp68 miliar. Hal ini akan diperuntukka  untuk mempercepat proses peningkatan pelayanan kesehatan di puskesmas dan Rumah Sakit Abdul Manap.

(Ali)

#News1


kenali.co