Money Politik, Penerima dan Pemberi Bisa Dipidana

Money Politik, Penerima dan Pemberi Bisa Dipidana

Selasa, 27 Desember 2016 - 18:00:50 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 184

Kenali.co, SENGETI - Mendekati hari H pelaksanaan Pemilukada 15 februari 2017 mendatang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Muarojambi, hingga kini terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mencegah dan meminimalisir terjadinya politik uang di lapangan.

Hal tersebut disampaikan pimpinan Panwaslu Kabupaten Muarojambi bidang pencegahan Jasril, Selasa, (27/12) sore. 

Dikatakannya, mencegah kemungkinan terjadinya politik uang jelang Pilkada 2017 mendatang, pihaknya semakin gencar melakukan sosialisasi hingga ke seluruh elemen, baik melalui forum maupun pertemuan-pertemuan lainnya. 
Untuk tingkat paling bawah dalam hal ini masyarakat, Panwaslu saat ini bahkan meminta seluruh PPL dan PPK untuk mengunjungi setiap kelompok pengajian warga mensosialisasikan bahaya politik uang ini. 

Terkait titik rawan ini, Jasril mengaku secara keseluruhan wilayah menjadi titik rawan jika tidak dilakukan pengawasan.

Lebih jauh Jasril menjelaskan, pentingnya sosialisasi dilakukan menyusul adanya undang-undang terbaru yang secara tegas mengatur tentang politik uang ini. Dimana, jika terbukti bagi penerima dan yang memberi dapat disanksi pidana penjara dan denda ratusan juta rupiah. 

Tak hanya sanksi pidana, khusus bagi pemberi undang-undang kata Jasril, bahkan dengan jelas mengatur berlakunya sanksi pembatalan alias diskualifikasi dari pencalonan. 

(wil)

#News1


kenali.co