Dua Tersangka Box Culver dijemput dirumah

Dua Tersangka Box Culver dijemput dirumah

Kamis, 22 Desember 2016 - 18:28:05 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 291

Kenali.co, KERINCI - Setelah Kepolisian Resort (Polres) Kerinci melakukan penyidikan terhadap Dua tersangka kasus kasus dugaan korupsi pembangunan lanjutan box culvert, dan dinding penahan tanah Bandara Depati Parbo Kerinci, tahun 2010 silam, Akhirnya, ditahan oleh penyidik Tipikor Polres Kerinci, para Rabu malam (21/12).

Informasi yang dihimpun, kedua tersangka yang ditahan Polres yaitu, Eflis selaku PPK dan Siti Aisyah dirut Cv.Antar Putra perusahaan mengerjakan proyek itu dijemput oleh tim penyidik Tipikor Polres Kerinci dirumahnya masing-masing.

Setelah dilakukan penahanan, pada Kamis (22/12), Polres Kerinci langsung melimpahkan kedua tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungaipenuh.

Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim Polres Kerinci IPTU Dedi Kurniawan,S.SH yang didampinggi kanit Tipikor Ipda Mayzardi saat dikonfirmasi membenarkan atas menahan kedua tesangka tersebut.

"Ya, tadi malam kedua tersangka sudah ditahan, keduanya dijemput dirumahnya dan lansung dimasuk ke dalam tahanan Polres,"jelasnya.

Dia menjelaskan, kasus Korupsi pembangunan Box Culver dan dinding penahan tanah bandara Depati Parbo ini, merupakan kasus lama, dan sudah terpidananya. Dimana sebelum telah ada terpidana yang di vonis 1 tahun penjara.

"Dulu Yasir Gindo yang terpidananya, kalau untuk dua tersangka ini merupakan hasil pengembangan sebelumnya,"terangnya.

Dia menyebutkan untuk pembangunan Box Culver dan dinding penahan tanah bandara Depati Parbo tahun 2010 silam tersebut, anggarannya Rp 880 juta. "Kalau untuk kerugian anggaran negara sekitar Rp 80 juta,"singkatnya.

Sementara, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sungaipenuh, Mali Diaan, saat dikonfirmasi (22/12), membenarkanya adanya pelimpahan Dua tersangka tindak pidana korupsi dari Polres Kerinci.

"Ya, Dua tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan lanjutan box culvert, dan dinding penahan tanah Bandara Depati Parbo Kerinci, dilimpahkan tadi pagi sekitar pukul 07.00 wib,"katanya

Menurut Mali Dian, setelah dilimpah ke JPU, kedua tersangka langsung dibawa ke Jambi mengunakan pesawat susi air untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jambi. "Kita langsung limpahkan ke PN Jambi untuk disidangkan,"pungkasnya.

Untuk kedua tersangka tersebut akan dikenakan pasal primier pasal 2 ayat 1 UUD RI 31 tentang tindak pidana korupsi jo 21 tipikor dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.(*)

(sau)

#News1


kenali.co