Dewan Minta Satu Kecamatan Satu Damkar di Batanghari

Dewan Minta Satu Kecamatan Satu Damkar di Batanghari

Rabu, 21 Desember 2016 - 19:42:54 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 541

Kenali.co, MUARA BULIAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari, segera membeli armada pemadam kebakaran (Damkar).

Salah satu wakil rakyat yang angkat bicara soal armada Damkar adalah M. Amin. Z. Politisi Partai Demokrat ini berharap setiap Kecamatan memiliki satu unit armada Damkar.

" Kalau bisa satu Kecamatan satu armada Damkar, sebab jarak setiap Kecamatan dari pusat Kota Muara Bulian lumayan jauh bila terjadi kebakaran," kata Amin, Rabu (21/12) kepada Kenali.co di gedung DPRD Batanghari.

Minimnya armada Damkar yang dimiliki Pemkab Batanghari, tutur Amin, sering kali membuat kesal warga ketika rumah mereka mengalami musibah kebakaran. Pasalnya, kehadiran armada Damkar dinilai mubazir.

" Percuma saja mobil Damkar datang kalau api sudah padam, makanya sering masyarakat marah," sebut pria yang akrab disapa Amin Tajam ini.

Amin mengatakan, usulan pembelian armada Damkar telah berulang kali diserukan DPRD Batanghari. Hanya saja, sampai saat ini pihak Pemkab Batanghari belum ada tanda akan membeli armada Damkar.

" Sudah dari dulu kita meminta Pemkab Batanghari untuk membeli armada Damkar, tapi sampai hari ini belum terealisasi," bebernya.

Untuk diketahui, Kabupaten Batanghari memiliki Delapan Kecamatan. Jarak antara satu Kecamatan dengan Kecamatan lain cukup jauh. Sementara armada Damkar milik Pemkab Batanghari saat ini hanya berjumlah 3 unit.

Kondisi ini kerap membuat petugas Damkar kewalahan. Sebab tak jarang dalam satu hari, terjadi kebakaran hingga tiga titik pada lokasi berbeda. Belum lagi kendala dilapangan ketika mobil Damkar sulit memasuki areal kebakaran.

Zainul, salah satu warga Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, berharap besar kepada Pemkab Batanghari untuk segera menambah armada Damkar.

Ia mengatakan, Kecamatan Pemayung merupakan salah satu wilayah yang kerap menjadi sasaran si jago merah. Bahkan belum lama ini, terjadi tiga kali musibah kebakaran hampir bersamaan.

" Yang jelas sudah tigo kali kebakaran di Kecamatan Pemayung belum lamo ini," kenangnya.

Jika Kecamatan Pemayung telah memiliki satu unit armada Damkar, dirinya percaya musibah kebakaran tidak akan merugikan pemilik rumah dalam jumlah besar. Apalagi bila api dengan cepat dapat dipadamkan petugas Damkar.

" Kalau yang terjadi sekarang ini kan berbeda, semua isi beserta rumah tidak bisa diselamatkan, karena armada Damkar berada di Kota Muara Bulian," tutupnya.

(fai)

#News1


kenali.co