Pemda Kerinci Dapat "Hadiah" Rp 7,5 Miliar dari Pusat

Pemda Kerinci Dapat "Hadiah" Rp 7,5 Miliar dari Pusat

Rabu, 21 Desember 2016 - 15:48:40 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 78

Kenali.co,

KERINCI - Pemerintah kabupaten Kerinci pada tahun 2016 ini kembali mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat sebesar RP 7,5 Milyar terhadap Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2015.

Hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Keuangan Jambi, Rinardi usai acara penyerahan penghargaan WTP dan Dana transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 1,015 triliun bagian dari APBD, selain dari Pendapatan Asli Daerah.

"Kemudian Pemkab Kerinci untuk tahun 2017 bakal menerima DID sebesar Rp 7,5 milyar, DID tersebut bisa digunakan Pemkab kerinci pada tahun 2017. Kalau untuk pemanfaatan terserah pada daerah,"jelasnya.

Sedangkan untuk kota Sungaipenuh, kata Rinardi,  tahun 2017 mendapat dana tranfer dari Pemerintah Pusat sebesar lebih dari Rp  Rp 600 milyar, jumlah tersebut dikarenakan wilayah daerah kecil, sehingga lebih kecil mendapatkan kucuran anggarannya.

Namun, berbeda dengan Pemkab Kerinci Pemkot Sungai Penuh justru tidak mendapat DID. Pasalnya, untuk mendapat DID ada kriteria yang harus dipenuhi yang dinilai oleh Kementerian Keuangan.

"Kalau daerah yang dapat DID, terbesar sarolangun, meski mendapat predikat WDP dari BPK RI namun mendapat DID terbesar Rp 42 Milyar, itu karena sembilan kriteria penilaian terpenuhi, terutama dalam pelaporan keuangannya yang tertib,"terangnya.

Sementara Bupati Kerinci, H. Adirozal, saat dikonfirmasi (21/12), mengatakan, DID Rp 7,5 Milyar tersebut merupakan dana insentif yang kedua kali yang akan diterima setelah sebelumnya pihaknya mendapatkan Rp 5 Milyar dari Pemerintah Pusat.

"Pemanfaatan DID tersebut ada aturannya sesuai dengan kewenangan daerah, untuk merelokasikan dana tersebut bagi peningkatan sumber daya manusia  PNS di Kerinci, yang bertumpu pada dinas pendidikan dan BKD Kerinci,"jelasnya

Menurutnya, sampai saat ini pemahaman tentang akutansi sangat sedikit PNS Kerinci yang tahu dan mengerti, alhasil nantinya pengaturan keuangan Kerinci berjalan baik dan bagus.

"Sarolangun dapat Predikat WDP, karena laporan keuangannya bagus, dana DID kita akan arahkan ke infrastruktur dan peningkatan SDM PNS kita,"jelasnya.

Terkait dengan Sarolangun yang paling tinggi DID dari Pemerintah Pusat, Pemerintah kabupaten Kerinci berencana akan melakukan study bading ke Sarolangun. "Tidak perlu jauh-jauh kita melakukan study banding ke Bandung, lebih baik ke Sarolangun,"pungkasnya. (*).

(sau)

 

#News1


kenali.co