dr Beby -Cueki- Telepon Kadinkes. Ayub Khan Segera Laporkan ke Sekda

dr Beby -Cueki- Telepon Kadinkes. Ayub Khan Segera Laporkan ke Sekda

Selasa, 20 Desember 2016 - 20:03:55 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 374

Kenali.co, MUARA BULIAN – Kepala Puskesmas Muara Tembesi, dr Beby, kini tengah menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Batanghari khususnya Dinas Kesehatan Batanghari. Ia menjadi buah bibir setelah nekad melarikan mobil Ambulan milik Puskesmas Muara Tembesi hingga ke Kota Medan.

Aksi nekad dr. Beby ini dilakukan bersama seorang rekannya bernama dr. Louis. Mereka berangkat menuju Medan menggunakan mobil Ambulan untuk mengantar jenazah. Hanya saja kepergian kedua dokter ini telah melanggar aturan.

Informasi yang berhasil dirangkum Jambi One, keberangkatan dua dokter ini tanpa mendapat ijin Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, H. Ayub Khan, M.Kes. Apalagi kepergian tersebut menggunakan mobil Ambulan yang semestinya stanby di Puskesmas.

 “ Tidak ada sama sekali kewenangan seorang Kepala Puskesmas membawa mobil ambulan untuk mengantar jenazah, apalagi sampai keluar daerah tanpa mendapat izin,” tegas Ayub Khan dengan nada tinggi, Selasa (20/12) diruang kerjanya kepada sejumlah wartawan.

Ayub menjelaskan, mobil Ambulan harus stanby di Puskesmas. Lagipula sudah ada sopir khusus yang ditunjuk untuk mengemudikan ambulan pada setiap Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Batanghari.
 
Tindakan dr. Beby dan dr. Louis membuat Ayub Khan meradang. Ia kemudian mengumpulkan semua Kepala Puskesmas dalam salah satu ruang di Dinkes Batanghari pada Selasa pagi untuk diberikan pengarahan. Kemarahan Ayub Khan kembali memuncah setelah mengetahui dr. Beby tidak hadir dalam pertemuan itu. “ Mana berani dia (dr. Beby) datang,” tutur Ayub.

Dihadapan wartawan, Ayub Khan kemudian berusaha menghubungi dr. Beby melalui sambungan telepon. Namun sial panggilan Kepala Dinas Kesehatan ini tidak mendapat jawaban dari dr. Beby. Telepon Ayub Khan diduga sengaja ‘Dicueki’ dr. Beby.

“ Bayangkan saja telpon saya tida mau diagkat, ini sungguh keterlaluan,” gumam Ayub Khan seraya menggelengkan kepala.
Tindakan keterlaluan dr. Beby sepertinya sulit dimaafkan Ayub Khan. Ia berjanji segera melaporkan prilaku bawahannya ini kepada Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Batanghari, H. Bakhtiar, SP.

“ Saya akan laporkan segera ke Pak Sekda,” tegasnya.

dr. Beby bukan kali pertama membuat ulah. Ayub Khan mengatakan, berdasarkan catatan pribadinya, dr. Beby telah tiga kali melakukan prilaku menyimpang dalam bekerja. Sanksi pun telah diberikan atas kesalahan yang dibuat Kapus Muara Tembesi ini.

“ Seingat saya sudah tiga kali sama ini dia melakukan kesalahan, rapat rakor juga jarang datang,” kenang Ayub.

Untuk diketahui, mobil ambulan Puskesmas Muara Tembesi beberapa hari lalu tidak berada ditempat. Dari infomasi yang didapatkan, mobil ambulance ini membawa jenazah ke Provinsi Sumatera Utara oleh dr. Beby yang merupakan Kepala Puskesmas.

“ Iya bang, sekitar jam setengah 6 kemarin bang, dr. Beby dengan dr.aLouis membawa mobil Ambulance berjenis Innova dengan No BH 1194 BZ,” ujar sumber yang minta namanya tidak dipublis kepada wartawan.

Sumber menjelaskan, sebelum berangkat kedua dokter ini membuat surat keterangan kehilangan STNK dari kepolisian.

“ Mereka sebelum berangkat buat Surat kehilangan STNK. Sedangkan STNK yang asli ada dengan Stafnya. Mirisnya sopirnyo be dak dibawaknyo bang, sanggup ditinggalinyo, diduga untuk mengantar Jenazah ke Medan ada tambahan bayaran yang lumayan besar,” jelas Sumber.
 
Terpisah, M. Zaini SE selaku Kasubag Umum Dinkes Batanghari mengatakan Ambulan harus Standby di tempat. Apabila harus meninggalkan daerah, harus mendapat izin Dinkes dan Pemkab.
 
“ Iya, pernah dikeluarkan surat edaran yang menyatakan mobil Ambulance dan mobil Dinas Pemkab Batanghari, apabila keluar daerah harus izin terlebih dahulu ke Dinkes dan Pemkab dengan alasan yang jelas dan Urgen,” demikian Zaini. 

(fai)

#News1


kenali.co