Dua Mantan Kabid PU Ditahan

Dua Mantan Kabid PU Ditahan

Rabu, 07 Desember 2016 - 19:44:24 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 280

Kenali.co, SAROLANGUN- Dua oknum pejabat di lingkungan Pemkab Sarolangun ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sarolangun karena terlibat dugaan tindak pidana korupsi, Selasa malam (06/12). Ke dua pejabat tersebut, Dodi Irhandi Sekretaris Dinas PU dan Pera Kabupaten Sarolangun dan Adni,

 ST salah Kabid di Distaksiman Kabupaten Sarolangun. Ke dua pejabat tersebut pernah menjabat sebagai Kabid Bina Marga di Dinas PU dan Pera Kabupaten Sarolangun. Selain Dodi dan Adni, juga turut ditahan Asep Setiawan yang sehari-hari dikenal sebagai kontraktor di Dinas PU dan Pera Sarolangun.

Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun, Abdullah Noer Deni, SH, melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Yayat Hidayat, SH, ketika ditemui sejumlah wartawan Rabu (07/12) membenarkan kalau pihaknya menahan tiga orang yang diduga terlibat tindak pidana korupsi pembangunan jembatan gantung Desa Tanjung Kecamatan Bathin VIII tahun 2014 yang lalu.

‘’Ke tiganya berstatus tersangka dugaan korupsi pembangunan jembatan gantung Desa Tanjung Kecamatan Bathin VIII,’’ katanya.

Ke tiganya ditahan menurut Yayat karena dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti serta kekhawatiran bahwa tersangka akan mengulangi tindak pidana.

Menurut  Kasi Intelejen kejari sarolangun ini, ke tiganya sudah berstatus tersangka dan berkas penyidikannya sudah lengkap (P21, red) dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jambi untuk disidangkan.

‘’Proyek jembatan gantung dikerjakan tahun 2014 dan hasil audit negara dirugikan sekitar 270 juta,’’ tambah Yayat.

Yayat menyebutkan, tidak ada perlawanan saat mengamankan tiga tersangka dan saat ini ke tiganya dititipkan di Lapas Sarolangun.

Kasi Intel juga membantah ke tiga orang tersebut ditahan karena terlibat korupsi pembangunan jembatan gantung Desa Ujung Tanjung Kecamatan Sarolangun yang telah divonis pengadilan Tipikor beberapa minggu yang lalu.

‘’Saudara Dodi dan Adni memang terlibat kasus jamtung Ujung Tanjung, namun meraka ditahan bukan karena kasus tersebut. Kalau untuk kasus Ujung Tanjung belum ada penahanan, karena ke tiga terdakwa yang sudah dijatuhi vonis, Adni, Dodi dan Epi masih melakukan banding, jadi proses hukum masih berlanjut,’’ ucapnya.

( dar)

 

#News1


kenali.co