Aplikasi Untuk Anak Autis Kenali Emosi
Ilustrasi aplikasi untuk anak autis

Aplikasi Untuk Anak Autis Kenali Emosi

Sabtu, 03 Desember 2016 - 08:51:00 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 342

Kenali.co, Kesulitan berinteraksi sosial sering dialami oleh penderita Autisme. Yaitu, mereka lebih sulit menangkap perubahan ekspresi wajah orang lain. Para pakar mengembangkan aplikasi yang membantu deteksi perubahan emosi lawan bicaranya.

Pengidap autisme tidak bisa membaca ekspresi wajah orang lain. Ini menyulitkan mereka untuk bisa memberikan reaksi emosional kepada lawan bicara. Seringnya pengidap autisme merasa terisolir dan kesepian.

Di Universitas Humboldt Berlin, ilmuwan meneliti cara mengajarkan seseorang untuk menerjemahkan ekspresi secara benar. Bersama timnya, Isabel Dziobek mengembangkan metode yang bisa diterapkan pengidap autisme untuk bisa bereaksi secara instingtif.

"Harapan saya adalah membantu pengidap autisme, baik anak-anak maupun dewasa, agar bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Bisa berinteraksi dengan orang lain adalah aspek yang sangat penting. Tidak hanya bagi kehidupan sosial, tetapi juga di dunia kerja. Bagi saya sangatlah penting untuk bisa mengerti ekspresi orang lain."

Tim Dziobek mengembangkan aplikasi untuk anak autis yang memungkinkan pengidap penyakit untuk melatih cara mengenali emosi. Rekaman video menunjukkan 40 ekspresi wajah yang berbeda. Seperti apa ekspresi wajah saat sedih, frustasi atau bahagia? Perubahan kecil ini ditampilkan dalam ribuan ekspresi yang harus dipelajari oleh pengidap autisme.

Pada latihan, mereka harus menyusun kombinasi yang benar antara ekspresi mata dan mulut. Sehingga pengidap autisme bisa memahami korespondensi gerakan individual dengan kondisi emosional seseorang.

"Pada studi awal kami menemukan, bahwa pengidap autisme cenderung tidak menatap mata saat lawan bicara dan menunjukkan perasaannya. Padahal mata sangatlah penting jika ingin bisa membaca ekspresi seseorang."

Hingga artikel ini dipublish (3/12/2016), aplikasi untuk anak autis ini terus dikembangkan.

[***]

#News1


kenali.co