Wacana UN Oleh Pemda Ditanggapi Beragam

Wacana UN Oleh Pemda Ditanggapi Beragam

Senin, 28 November 2016 - 18:53:39 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 286

Kenali.co, JAMBI - Wacana pemerintah pusat melalui menteri pendidikan dan kebudayaan yang ingin menghapus ujian nasional dan pengelolaannya diberikan ke pemerintah kota/kabupaten mendapatkan tanggapan dari berbagai pihak.

Menurut Nurhamid Hadi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Jambi mengatakan bahwa pemerintah kota melalui dinas pendidikan akan siap jika wacana tersebut direalisasikan. Menurutnya, ujian nasional yang tujuannya untuk memetakan kemampuan siswa, maka sebenarnya sudah bisa didapatkan gambarannya pada nilai semester. Pihaknya juga akan mendukung wacana tersebut.

"Sebenarnya ujian nasional inikan tujuannya untuk pemetaan dan hasilnya sebenarnya sudah bisa kita lihat pada beberapa kali nilai semester. Intinya inikan kebijakan nasional dan kita akan mendukung," ujarnya.

Sebenarnya Dinas Pendidikan Kota Jambi sudah meyusun anggaran untuk ujian nasional baik SD maupun SMP pada anggaran 2017 mendatang. "Kita juga sudah menyusun anggaran untuk biaya try out siswa," ujarnya.

Hanya saja memang untuk teknis kedepannya seperti apa menurutnya belum bisa diketahui. Ini karena wacana tersebut memang belum disahkan.

"Tentu keputusan ini nantinya ada positif dan negatifnya. Ini karena masih  ada sekolah yang tidak memiliki fasilitas yang lengkap, tentunya berbeda kualitasnya masing masing sekolah dan daerah," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Nanang, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Jambi. Pihaknya mendukung dan menyambut baik wacana tersebut.

"Kebijakan pemerintah yang akan mengevaluasi pelaksanaan ujian nasional secara sentralisasi agar pelaksanaannya diserahkan ke daerah itu kita sambut baik," ujarnya.

Ini karena menurutnya dengan adanya wacana tersebut,maka kemampuan guru sebagai pendidikpun harus lebih baik.

"Tentunya kemampuan guru disini jugs diuji seberapa jauh merek mengetahui kemampuan siswa," ujarnya.

Namun dirinya berharap nantinya ujian nasional tetap menggunakan sistem berbasis komputer terutama untuk sekolah yang sudah memiliki fasilitas tersebut.

"Saat ini sudah banyak sekolah yang sudah siap dengan ujian berbasis komputer. Bantuanpun sudah banyak diberikan sehingga kita berharap tetap menggunakan sistem tersebut," ujarnya saat ditemui pada upacara HUT guru kemarin.

Walikota Jambi SY Fasha mengaku sudah mendengar wacana tersebut. Hanya saja dirinya mengaku belum mengetahui bagaimana teknis kedepannya.

"Saya sudsh mendengar bahwa ujian nasional akan ditiadakan di 2017 namun untuk proses dan teknisnya seperti apa kita juga belum tahu," katanya setelah memimpin upacara HUT guru kemarin.

Sementara itu menurut Sutiono, ketua komisi IV DPRD Kota Jambi menyambut baik hal ini. Karena menurutnya ujian nasional kerap menjadi momok yang menakutkan bagi siswa sehingga memang lebih baik dikelola oleh daerah.

"Karena selama ini ujian nasional itu selalu ada saja masalahnya setiap tahun. Selalu mencekam dan menghantui anak anak kita. Sebaiknya dikelola oleh daerah dan lebih banyak muatan lokalnya," pungkasnya.

(ali)

#News1


kenali.co