9 Unit AC di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Jambi Digodol Maling
9 AC Digodol Maling di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Jambi

9 Unit AC di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Jambi Digodol Maling

Rabu, 23 November 2016 - 18:17:03 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 296

Kenali.co, JAMBI- Rumah Pimpinan DPRD Kota Jambi yang berada di Jalan Zainir Haviz No. 4, Kota Baru dibobol maling, Selasa malam (22/11). Berdasarkan laporan, ada 9 unit AC dan kompresor lenyap.

Kejadian ini dibenarkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, Fauzi. Menurutnya, kejadian tersebut karena rumah tersebut tidak lagi dijaga atau ditempati karena kondisinya sudah tidak layak lagi.

“Sebenarnya semuanya sudah kita serahkan kembali ke pemerintah Kota Jambi melalui DPKAD, dan atas kejadian itu sudah kita laporkan ke polisi,” katanya saat dijumpai di DPRD Kota Jambi, Rabu, (23/11/2016).

Dikatakan Fauzi bahwa sebenarnya sudah tidak ada lagi barang yang ada di dalam rumah tersebut. Menurutnya, selama ini dianggarkan setiap tahun tidak sedikit untuk perawatan rumah tersebut, akan tetapi jika tidak ditunggu hal itu menjadi mubazir.

“Makanya kita serahkan ke pemerintah kota lengkap dengan bukti serah terima dan MoU-nya. Sudah kita serahkan sejak awal 2016, dan sejak tahun 2015 sudah tidak dianggarkan untuk perawatan,” katanya.

Kedepan, karena tempatnya sudah tidak layak lagi, akan cari lokasi baru terutama untuk rumah dinas ketua DPRD. Sementara rumah dinas lama yang ada sebanyak 3 unit itu, berdasarkan informasi yang diterimanya akan dijadikan kantor dinas pajak.

“Pokonya sejak diserahkan tidak lagi menganggarkan untuk anggaran rumah tangga, karena aturannya memang begitu. Kami Cuma dapat gas 12 kilogram tiap bulan,” ujarnya

Fauzi mengatakan, akibat dari aturan tersebut, ada pengganti untuk tunjangan perumahan sekitar Rp10 juta yang nominalnya sama dengan anggota yang lain. “Beda tipislah, paling Rp100 ribuan antara pimpinan dan anggota dewan yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Sekwan DPRD Kota Jambi, Alamina Pinem mengatakan bahwa rumah dinas tersebut memang  sudah lama tidak ditempati. Hal itu disebabkan karena pimpinan DPRD, tidak merasa nyaman lagi tinggal di rumah itu. Tidak nyaman itu disebabkan oleh kurangnya fasilitas, dan anggaran yang tidak ada.

Menurutnya, ketiga rumah yang diperuntuk pimpinan DPRD itu sudah dis erah terimakan ke DPKAD, tapi sampai sekarang ini tidak dikerjakan, sehingga terjadi kekosongan.

“Sehingga lampu pun mati, akibatnya kemalingan, karena tidak ada lagi anggaran perawatan sejak 2 tahun yang lalu,” katanya.

(ali)

#News1


kenali.co