Menhub Minta Garuda, Lion dan Sriwijaya Buka Rute di Kerinci
Menteri Perhubungan RI didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, kunjungi Bandara Depati Parbo

Menhub Minta Garuda, Lion dan Sriwijaya Buka Rute di Kerinci

Minggu, 20 November 2016 - 19:46:07 WIB
0 | Kategori: Ekonomi |Dibaca: 315

Kenali.co, KERINCI - Pengembangan Bandara Depati Parbo Kerinci, menjadi perhatian serius dari Pemerintah Pusat, ini ditandai dengan kedatangan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Kabupaten Kerinci. Minggu (20/11/2016).

Menteri Perhubungan tiba diBandara Depati Parbo dengan menggunakan pesawat King Air, didampingi oleh sejumlah pejabat dilingkungan Kementerian Perhubungan.

"Saya datang kesini untuk memastikan apa yang terjadi di Bandara Depati Parbo, saya minta maaf memang sekarang  bandara depati parbo tidak sesuai dengan harapan masyarakat, tapi dalam waktu dekat kita akan minta kepada pihak Garuda, Lion dan Sriwijaya membuat rute penerbangan ke Kerinci," jelasnya Budi.

Menurut Budi dimana sebelumnya Presiden RI,  Joko Widodo pernah menyampaikan bahwa Bandara Depati Parbo Kerinci masih banyak kekurangan.

Meskipun tidak menjelaskan kekurangan yang dimaksud. Namun informasi dari pihak bandara Depati Parbo, pesawat jenis ATR 72 belum bisa mendarat karena masih minimnya faktor keamanan.

“Wings Air sudah mengajukan izin rute, tapi saat ini belum keluar. Kalau Garuda mereka sudah datang kesini namun belum resmi,"ujar Kepala Bandara Depati Parbo, Deni Ramdan.

Dia juga mengakui bahwa untuk sementara Bandara Depati Parbo ini belum bisa didarati pesawat besar, karena masih terkendala dengan keamanan seperti mobil pemadam kebakaran dan lainya.

“Keamanan kita sudah standar, tapi belum bisa mensupport pesawat besar. Seperti mobil pemadam kebakaran kita saat ini baru berkapasitas 2.000 liter, seharusnya 6.000 liter. Kalau sudah tersedia, baru bisa didarati pesawat besar,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan terkait dengan pembebasan lahan untuk pengembangan Bandara Depati Parbo. Pemkab Kerinci bersama dengan pihak Bandara, Camat dan Kepala Desa telah mengindekfikasi tanah yang akan dibebaskan.

"Nanti Dinas Perhubungan akan memberitahu pihak pertanahan untuk mengukur lahan yang akan dibebaskan," katanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini juga telah melaporkan hal tersebut kepada Gurbernur Jambi bahwa prosedur untuk pembebasan lahan sudah sesuai dan terpenuhi.

"Jika telah selesai semua pihak provinsi akan membayar sesuai dengan harga yang telah ditentukan, anggaran ini dari Provinsi bukan dari APBD Kabupaten,"pungkasnya.

(sau)

#News1


kenali.co