Dikejar Tawon, Bocah 5 Tahun Terseret Arus Sungai di Kerinci

Dikejar Tawon, Bocah 5 Tahun Terseret Arus Sungai di Kerinci

Minggu, 20 November 2016 - 19:37:01 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 246

Kenali.co, KERINCI - Fikra (5) bocah warga Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur, kabupaten Kerinci, hanyut terseret derasnya air sungai Batang Merangin. Pada Sabtu (19/11/2016).

Bahkan, hingga saat ini puluhan tim dari Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci, anggota Polsek Batang Merangin, dan masyarakat masih melakukan pencarian.

Informasi yang dihimpun harian ini, bocah yang berusia 5 tahun ini terseret arus pada pukul 10.30 Wib Sabtu (19/20). Saat Fikra bersama ibunya Fitriyenti (30) dan tiga orang keluarga ingin mengujungi air terjun di Batang Merangin dengan melewati jembatan gantung kelok sago. Naas, sampai diseberang jembatan gantung tersebut korban bersama saksi secara tiba-tiba dikejar ratusan tawon.

Sehingga mereka berlari menjauh dari tawon, setelah merasa sudah aman. Akhirnya mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan ke air terjun dan kembali pulang. Namun, mereka sampai dijembatan gantung itu lagi kembali dikejar tawon. Hingga mereka berlari sampai dirumah warga, saat itu ibu korban tidak tahu kalau anaknya terseret arus sungai.

Camat Batang Merangin, Supril, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan korban merupakan warga sungai tutung yang juga biasa berladang di Batang Merangin. "Ya, korban awalnya dikejar tawon, ibunya berhasil selamat sedangkan anaknya masuk sungai dan hanyut," jelasnya.

Hingga saat ini personil TRC dan polisi mengerahkan perahu karet mencari bocah yang hanyut terseret arus sungai. Pencarian masih dilakukan oleh tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Kerinci. "Petugas sudah turun ke sungai, ada yang menyelam, sebagian lagi memakai perahu karet,"ujar Harun, salah seorang anggota TRC BPBD Kerinci.

Sementara Kapolsek Batang Merangin, Iptu Asril membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan korban Fikra merupakan warga Sungai Tutung.
"Kronologis kejadian sekira pukul 10.30 Wib korban bersama ibunya dan tiga orang lainnya mereka akan menuju lokasi air terjun. Tapi diperjlanan dikejat tawon. Hingga anak korban hanyut di sungai,"katanya.

Untuk melakukan pencarian, kata Kapolsek, tim BNPB Kabupaten sebanyak 10 orang, dibantu anggota Kapolsek 12 orang. "Masyarakat Batang Merangin dan sungai Tutung juga ikut membantu melakukam pencarian,"pungkasnya.

(sau)

#News1


kenali.co