Cakades Kerinci Diimbau Jangan Money Politic dan Main Dukun
Bupati Kerinci, H. Adirozal saat diwawancarai wartawan

Cakades Kerinci Diimbau Jangan Money Politic dan Main Dukun

Kamis, 17 November 2016 - 15:21:20 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 307

Kenali.co, KERINCI - Calon Kepala Desa (Cakades) yang akan mengikuti Pilkades serentak di 40 desa dalam Kabupaten Kerinci pada 19 November 2016. Bupati Kerinci mengingatkan untuk mengikuti aturan.

Pasalnya, jelang Pilkades ini tensi politik di desa cukup tinggi. Bahkan, juga ada beredar isu bahwa Cakades yang ikut Pilkades sudah mulai bermain Money politic (politik Uang).

Bupati Kerinci, H. Adirozal kepada wartawan Kamis (17/11/2016), mengatakan, untuk Pilkades ini sebelumnya telah dilaksanakan deklerasi damai, dengan tujuan agar suasana Pilkades kondusif, dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Ini tensi politik di desa kan tinggi, sehingga jangan sampai ada kampanye hitam dengan saling mencaci calon lain,"kata Bupati.

Selain itu, Bupati juga menegaskan, agar Cakades untuk tidak melakukan Money Politic pada saat Pilkades yang berlangsung serentak di 40 desa dalam kabupaten Kerinci dengan diikuti 128 Cakades.

"Janganlah melakukan hal seperti itu, kalau melakukan money politic, akan ada kecendrungan nantinya untuk mencari penganti uangnya. Selain itu ini kan bisa rawan dalam buruknya pengelolaan dana desa, dan akan berujung ke proses Hukum," ucapnya.

Orang nomor Satu di kabupaten Kerinci ini juga mengingatkan Cakades untuk tidak main dukun, karena itu hukumnya adalah syirik.

"Sudah kalah berdosa, dan jika menang nantinya, kita akan terbebani dosa syrik," ujarnya.

Sedangkan untuk pengamanan Pilkades nantinya, dia minta kepada pihak panitia untuk berkoordinasi dengan Polsek masing-masing.

"Kita minta masyarakat memilih yang benar-benar bisa memimpin Desa, jangan sampai memilih pemimpin yang hanya kepentingan pribadi saja,"katanya.

Sementara itu belum lama ini, Kepala BPMPPPD dan KB,H.Adli mengatakan bahwa dari 40 desa yang melaksanakan Pilkades, 29 diantaranya masih dipimpin oleh PJs (pejabat sementara), selebihnya memang masa jabatan akan berakhir November ini.

"Jumlah calon yang telah dietapkan panitia Pilkades di desa masing-masing sebanyak 128 Cakades. Tiap desa ada 3 dan 5 Cakades," katanya.

(sau)

#News1


kenali.co