Pasien Ngeluh di Kerinci, Dokter Spesialis Lambat Masuk
RSUD MHA Thalib Kerinci

Pasien Ngeluh di Kerinci, Dokter Spesialis Lambat Masuk

Senin, 14 November 2016 - 17:59:25 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 294

Kenali.co, KERINCI - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) dilaksanakan seluruh Indonesia pada Senin (14/11/2016). Namun, sangat disayangkan pelayanan Kesehatan masih sering dikeluhkan masyarakat, seperti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen HA Thalib Kerinci.

Salah satu yang dikeluhkan adalah persoalan pelayanan Dokter yang tidak optimal. Dimana masyarakat sering mengeluhkan lambatnya masuk di Rumah Sakit, sehingga membuat masyarakat mengeluh.

Dika salah seorang keluarga Pasien yang berobat di RSU Mayjen HA Thalib Kerinci, mengeluh, sering lambatnya dokter masuk seperti di Poli Mata, bahkan masuknya kadang pukul 10.30 Wib.

"Ya, saya datang jam 8.30 Wib membawa ayah saya untuk kontrol, tapi sampai dipoli harus menunggu berjam-jam dan kadang sampai pukul 10.30 Wib. Kalau di poli lain seperti Penyakit Dalam saya dapat informasi hampir sama juga keluhannya,"ungkapnya.

Dia berharap kepada pihak terkait seperti Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan untuk memperhatikan pelayanan Dokter tersebut. "Ini harus ditindak lanjuti dari Rumah Sakit, karena Dokter itu kan di gaji,"pintanya.

Sementara itu, Kabid Pelayanan RSUD Mayjen HA Thalib Kerinci, Yuliman, membantah Dokter melalaikan tugasnya dalam melayani pasien. Dia mengatakan bahwa Dokter pagi masuk ke ruang pasien.

"Kalau dokter itu pagi masuk ke ruang pasien setelah itu baru masuk ke ruang poli, Mungkin pasien datang itu dokter belum masuk,"katanya saat dikonfirmasi kemarin.

Namun, dia mengakui bahwa pihak rumah sakit saat ini sedang kekurang tenaga dokter terutama dokter spesialis, sehingga membuat pelayanan dari Dokter kurang maksimal.

"Kalau tenaga dokter memang masih kurang kita, tapi sudah ajukan ke dinas Kesehatan untuk penambahan, yang jelas kita tetap meningkat pelayanan rumah sakit,"katanya.

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Kerinci, Hamsal Rabit, juga mengakui bahwa tenaga Dokter spesialis di rumah sakit umum masih kekurangan. Dia juga mengatakan rumah sakit juga masih ada dokter yang belum dimiliki.

"Disatu sisi ada yang berlebih tapi di sisi lain ada yang masih kurang bahkan ada yang belum ada kita miliki seperti dokter Radiologi dan kejiwaan belum kita miliki. Makanya kita selalu mengizinkan teman mau mengambil spesialis,"katanya.

Tidak hanya rumah sakit, kata Hamsal, di 19 Puskesmas pun juga kekurangan dokter dalam kabupaten Kerinci, hanya beberapa puskesmas yang memiliki dokter.

"Di puskesmas juga banyak yang belum ada ada kalau 1 orang dokternya tidak efektif. Apalagi kalau ada posiandu tentu tidak ada dikantor, belum lagi ada urusan lain," pungkasnya.

(sau)

#News1


kenali.co