Proyek Muncul Ditengah Jalan. Pembangunan Museum dan Jalan Lingkar

Proyek Muncul Ditengah Jalan. Pembangunan Museum dan Jalan Lingkar

Senin, 17 Oktober 2016 - 19:07:35 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 369

Kenali.co, MUARA BUNGO - APBD-P Kabupaten Bungo tahun anggaran 2016 telah selesai dievaluasi oleh Gubernur Jambi. Seperti biasanya DPRD Kabupaten Bungo bersama pemerintah Kabupaten kembali membahas, Senin (17/10/2016).

Terjadi perdebatan antara anggota banggar dengan pimpinan dewan ditengah berlansungnya pembahasan. Yang jadi perdebatan yaitu munculnya dua proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bungo.

Dimana sebelumnya proyek tersebut sudah dicoret, yaitu proyek jalan lingkar dengan besaran anggaran Rp 2,3 Milyar dan proyek lanjutan pembangunan museum (gedung Juang) sebesar Rp.800 juta lebih.

Gusriyandi Rifai Politisi PDI-P menegaskan menolak pengesahan proyek yang muncul tiba-tiba tersebut, tanpa adanya pembahasan di banggar DPRD Bungo sebelumnya.

"Kita dari Fraksi PDI-P menolak proyek pembangunan meseum tersebut, ikutilah prosedur yang jelas, jangan tiba-tiba muncul, jadi apa gunanya dilakukan pembahsan kalau ujungnya seperti ini." tegas Gusriyandi.

Selain itu, Anggota DPRD Bungo dari Fraksi PAN, Hendri Novriza juga mengeluarkan statemen, bahkan dengan nada tinggi setelah mengetahui anggaran DPRD dipangkas.

Hendri Novriza juga menyoroti pimpinan dewan, Ria Mayang Sari, Sarkoni Syam dan H Kamal yang dinilai tidak transfaran terhadap anggota banggar lainnya.

"Jadi besok dak usah anggota ikut bahas, cukup tiga pimpinan saja," berang Hendri. kenapa cuma kita sekretariat DPRD yang disurati oleh Provinsi?," tanya Hendri.

Menurutnya bagaimana DPRD mau berkerja jika anggaran mereka dipangkas, "Bagaimano nak kerjo maksimal kalau anggaran di pangkat," terangnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Bungo Sarkoni Syam saat diwawancarai mengatakan, pihaknya persoalan proyek jalan lingkar sudah pernah dibahas sebelumnya dan ditolak beberapa anggota banggar.

Namun ada catatan-catatan, sementara untuk proyek penyelesaian pembangunan museum dinilai sangat penting karena selama ini pemkab dinilai kurang memperhatikan gedung Juang tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa adanya masukan dari anggota DPRD Provinsi Jambi H Mayludin, menurutnya masukan tersebut positif agar museum bisa segera diselesaikan.

"Kalau jalan lingkar pernah kita bahas, namun sempat dicoret, lalu timbul lagi, kalau proyek gedung juang memang tidak pernah dibahas, tapi pemerintah punya alasan karena pemebangunannya menggunakan dana sharing dengan pemprov ," ucap Sharkoni.

(Put)

#News1


kenali.co