Penerimaan Tenaga PAH Rawan Kongkalikong

Penerimaan Tenaga PAH Rawan Kongkalikong

Minggu, 16 Oktober 2016 - 18:41:47 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 420

Kenali.co, MUARA BUNGO - Kementerian Agama (Kemenag) Bungo dalam waktu dekat akan melakukan perekrutan tenaga Penyuluh Agama Honorer (PAH) untuk tahun 2017. Meskipun dalam aturannya ada syarat khusus untuk bisa menjadi tenaga PAH salah satunya harus S1 keagamaan non pendidikan, namun syarat tersebut diprediksi tidak akan dipakai demi menyelamatkan tenaga-tenaga PAH yang masih berstatus tamatan SMA/sederajat.

Jika mengacu kepada tenaga-tenaga PAH tahun 2016 yang tidak sedikit jebolan SMA/sederajat ataupun sarjana keagamaan bagian pendidikan saat ini, tidak menutup kemungkinan penerimaan tenaga PAH atau tenaga Penyuluh Agama Islam (PAI) non PNS kali ini tidak berjalan sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Islam RI nomor DJ.III/432 tahun 2016 tentang petunjuk teknis pengangkatan tenaga penyuluh agama Islam non PNS.

Beberapa tenaga PAH dikabupaten Bungo menyebutkan bahwa tenaga PAH yang ada saat ini tidak hanya banyak yang tamatan SMA saja, namun tenaga-tenaga PAH itu juga memiliki hubungan keluarga dengan pegawai Kemenag Bungo yang bertugas disetiap kecamatan.

"Kita berharap dengan aturan baru dan petunjuk baru, tenaga PAH kedepannya bisa bersih dari permainan-permainan dan mengorbitkan tenaga PAH yang betul-betul berkualitas," ujar beberapa tenaga PAH yang tidak mau namanya dituliskan.

Terpisah, Kemenag Bungo, H Abdurrahman ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa persyaratan khusus seperti diatas bisa saja ditinggalkan jika SDM disatu kecamatan tidak ada yang sarjana keagamaan. Dengan hal tersebut penyuluh agama yang hanya tamatan SMA berpeluang diterima.

"Secara aturan memang harus sarjana keagamaan non pendidikan, namun jika dalam satu kecamatam tidak ada yang memenuhi itu, bisa saja yang tamatan SMA diterima," terangnya.

Ketika disinggung ketentuan tersebut bukannya memberikan ruang bagi pihak kemenag seperti para kepala KUA bermain dalam penerimaan kali ini demi menyelamatkan keluarga mereka yang nota bene banyak jadi tenaga PAH yang bertolak belakang dengan jenjang pendidikan mereka, Kemenag Bungo membantah hal tersebut. Ia juga mengatakan bahwa penerimaan kali ini akan dilakukan tiga tahap yakni dengan tes administrasi, tertulis dan tes wawancara.

Lantas berapa orang tenaga PAI alias PAH yang dibutuhkan untuk setiap kecamatan kedepannya? Kemenag Bungo menjawab untuk satu kecamatan dibutuhkan hanya 8 orang tenaga PAH.

"Sesuai kebutuhan satu kecamatan itu hanya delapan orang," paparnya kembali. 

(Put)

#News1


kenali.co