Mobnas Pemkab Bungo Diparkir Hujan Panas, Dewan Sebut Dilelang Saja

Mobnas Pemkab Bungo Diparkir Hujan Panas, Dewan Sebut Dilelang Saja

Jumat, 07 Oktober 2016 - 19:01:54 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 162

Kenali.co, ‎MUARA BUNGO - Beberapa waktu terakhir Pemerintah Kabupaten Bungo menginfentarisir aset serta kendaraa dinas. Alhasil banyak kendaraan dinas yang ditarik, karena selama ini banyak pejabat yang menggunakan dua bahkan tiga kendaraan.

Sayangnya, kendaraan tersebut hingga saat ini belum di bagikan kepada instansi yang lebih membutuhkan, malahan kendaraan dibiarkan berhujan dan berpanas begitu saja dihalaman rumah dinas bupati bungo.

Hal ini mendapat tanggapan serius dari pimpinan DPRD Bungo Syarkoni Syam, saat dikonfirmasi dirinya menyarankan agar Pemkab lebih baik melelang Mobil dinas dari pada memarkirkan kendaraan di halaman Rumdis Bupati Bungo seperti saat ini.

"Sudah hampir satu bulan kendaraan dinas baik itu roda empat maupun roda dua terparkir begitu saja, jika tidak cepat diambil tindakan dan dibiarkan terpakir diluar, aset pemerintah itu nantinya bisa jadi rusak, kalau rusak siapa yang dirugikan, kan Pemkab sendiri yang akan rugi nantinya," ucap Syarkoni.

Syarkoni bahkan menyarankan kalau kendaraan tersebut lebih baik dilelang saja jika tidak akan dimanfaankan, menurutnya hasil lelang tersebut bisa menutupi keuangan daerah yang saat ini mengalami defisit.

"Kalau dibiarkan begitu, besok akan banyak pengeluaran, olinya harus diganti, bahkan akinya juga akan diganti kalau tidak dipakai, maka lebih baik dilelang, hasilnya bisa menutupi defisit kita ," tutupnya.

Dari pantauan dilaoangan, sudah hampir satu bulan terakhir pelataran Alisuddin Rumah Dinas Bupati Bungo di penuhi dengan kendaraan dinas, baik itu kendaraan roda empat maupun roda dua, semuanya merupakan hasil penarikan yang dilakukan di seluruh SKPD di Kabupaten Bungo.

Beberapa waktu lalu, Asisten III Setda Bungo, Tomy Usman ‎mengatakan, bahwa proses penarikan sudah 85 persen, beberapa unit masih tersisa di SKPD. Pasalnya, harus ditarik atau dibawa menggunakan mobil derek. Hingga saat ini, jumlah kendaraan yang sudah ditarik terdiri dari 63 unit kendaraan roda empat, dan ‎56 unit untuk roda dua.

"Kalau untuk sekarang jumlah yang sudah ditarik dari beberapa SKPD 119 kendaraan, yakni 63 kendaraan roda empat dan 56 kendaraan roda dua. Dan untuk kondisi kendaraan dinas yang ditarik kondisinya banyak yang mati pajak ," ucapnya.

(Put)

#News1


kenali.co