IE Terancam Dipecat dari PNS di Kerinci

IE Terancam Dipecat dari PNS di Kerinci

Jumat, 16 September 2016 - 17:38:37 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 184

Kenali.co, KERINCI - Satu dari tersangka kasus dugaan sindikat pemalsuan dokumen negara yang berinisial IE saat ini tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Madrasah Ibtidayah Swasta (MIS) Pendung Semurup, bakal terancam dipecat.

Pasalnya, tidak Peraturan Pemerintah nomor 53 saja yang akan diterapkan terkait disiplin PNS. Namun IE warga desa Lubuk Nagodang, kecamatan Siulak ini juga akan Perturan Menteri Agama nomor 29 tahun 2012 tentang kehadirannya.

Pjs Kepala Kemenag Kerinci, Nahrizal, saat dikonfirmasi media ini Jumat (16/9/2016), mengatakan untuk tindakan atau sanksi yang akan diterapkan IE langsung dari Kementerian Agama RI.

"Kalau terbukti bersalah, maka dia (IE,red) bisa diberikan sanksi berat. Bisa saja dipecat secara tidak hormat sebagai PNS," jelasnya.

Meskipun demikian, untuk kasus IE tersebut pihaknya juga menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Selain itu, kata Nahrizal pihaknya juga akan memberlakukan sanksi terhadap kehadiran dirinya sebagai PNS.

"Sesuai dengan Permen Agama nomor 29 tahun 2012, Kalau tidak hadir 6-20 hari penurunan pangkat, bisa dikategorikan sanksi sedang. Tapi kalau tidak masuk sampai 46 hari, bisa diberhentikan dengan tidak hormat dan pensiunya pun tidak dapat," tegasnya.

Menurutnya, penerapan sanksi tersebut melalui proses sidang dari pusat terlebih dahulu terhadap laporan yang disampaikan dari Kementerian Agama kabupaten Kerinci. "Kita berikan ke laporan ke pusat nanti pusat langsung yang memberikan sanksi," ucapnya.

Untuk diketahui, penangkapan terhadap dua pelaku yang berinisial IE dan AG warga desa Lubuk Nagodang ditangkap pada Minggu (4/9/2016) lalu sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam penangkapan Dua orang pelaku ini, Polisi berhasil mengaman 14 barang bukti di kediaman IE, antara lain stempel berbagai merek sebanyak 23 buah, laptop, peralantan printer, scanner, dan beberapa dokumen asli sebagai contoh pemalsuan, beserta dokumen-dokumen yang telah berhasil dicetak. Selain itu, pelaku juga  memiliki puluhan stempel dari bermacam instansi. Stempel itu diduga kuat menjadi alat untuk memalsukan dokumen. Termasuk juga memiliki stempel perguruan tinggi.

(sau)

#News1


kenali.co