Setiap Tahun, Munculnya Pantai Pasir Bertepatan Idul Adha. Wisata Pantai Kuala Jambi Belum Maksimal
Potensi wisata pantai Kuala Jambi yang belum maksimal

Setiap Tahun, Munculnya Pantai Pasir Bertepatan Idul Adha. Wisata Pantai Kuala Jambi Belum Maksimal

Senin, 12 September 2016 - 18:46:43 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 512

Kenali.co, MUARASABAK, – Pantai pasir di Kecamatan Kuala Jambi yang berada persis di tengah Sungai Batanghari, dan kerap muncul ke permukaan pada moment hari raya Idul Adha. Pengelolaannya hingga saat ini belum maksimal, padahal setiap tahunnya pantai tersebut selalu dipadati ribuan pengunjung baik lokal maupun dari luar Kabupaten Tanjabtim.

Menurut salah seorang warga setempat Ana, yang juga mengelola salah satu penginapan di Kecamatan Kuala Jambi. Moment munculnya pantai pasir tersebut setiap tahun, yang selalu bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Selalu menjadi daya tarik sendiri, baik bagi masyarakat sekitar maupun dari luar Kabupaten Tanjabtim seperti Kuala Tungkal dan Kota Jambi.

Namun sayangnya, keberadaan pantai pasir yang memiliki potensi objek wisata tersebut belum dikelola secara maksimal. Sehingga pengunjung seakan datang dan pergi begitu saja, tanpa adanya moment atau kegiatan khusus. Padahal jika dikelola dengan baik, keberadaan pantai tersebut tentunya akan menambah pendapatan warga setempat. Terlebih dirinya yang memiliki usaha penginapan, dengan daya tampung belasan kamar tersebut.

“Setiap lebaran haji, pantai itu pasti dipadati ribuan pengunjung. Entah kenapa Pemkab belum mengambil moment ini sebagai objek wisata,” kata Ana.

Pada hari pertama Idhul Adha kemarin lanjut Ana, antusias warga untuk ke pantai tersebut memang masih kurang. Pasalnya, selain disibukan dengan kegiatan pemotongan hewan qurban, munculnya pantai di saat air surut terjadi pada pagi hari.

“Pantai itu timbulnya memang sebentar hanya hitungan jam saja, tepatnya ketika air Sungai Batanghari surut. Namun hal itu tidak menjadi masalah, buktinya setiap tahunnya orang yang datang ke pantai selalu mencapai ribuan orang,” jelasnya.

Terlebih lanjut Ana, selain didukung keberadaan pantai pasir tersebut. Kecamatan Kuala Jambi yang sebagian besar warganya berprofesi sebagai nelayan, sangat mendukung untuk wisata kuliner atau memancing.

“Kalau mau lihat pantai itu dipadati pengunjung, coba saja datang lagi besok atau lusa. Kalau sekarang belum ramai, karena orang sibuk dengan hewan qurban dan sholat id di pagi harinya,” tandasnya.

(zal)

#News1


kenali.co