Warga Jujuhan Diterkam Buaya, Rongga Dadanya Jebol

Warga Jujuhan Diterkam Buaya, Rongga Dadanya Jebol

Senin, 29 Agustus 2016 - 20:31:00 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 856

Kenali.co, MUARA BUNGO – Warga Dusun Pulau Jelmu, Kecamatan Jujuhan sontak heboh dengaan kabar seorang warga bernama Sahrul Ramadhan (32) digigit buaya saat mencari ikan di sungai Batang Jujuhan, Minggu malam (28/8/2016).

Ketika diwawancarai Sahrul Ramadhan  mengatakan, bahwa kejadian tersebut bermula saat ia bersama dua temannya turun ke sungai Batang Jujuhan untuk mencari ikan dengan cara menembak menggunakan peralatan tradisional.

Sekitar pukul 21.00 wib, ketika menyelam ke dasar sungai, Sahrul mengikuti sebuah gerakan berenang di dasar sungai yang ia kira adalah temannya, namun naas ketika ia ingin muncul kepermukaan, seekor buaya berusaha memangsanya.

“Saya saat itu berenang ke dasar sungai, saya kira itu teman saya, setelah saya muncul kepermukaan, saat itulah buaya menerkam, saat itu saya tidak tahu pasti apakah digigit atau kena ekornya,” ucap Sahrul, saat dirawat di rumah sakit umum H. Hanafiee, Senin (29/8)

Kemudian, lanjut Sahrul, dua temannya langsung membantu dan membawa korban ke atas. Atas kejadian tersebut, dirinya mengalami luka cukup serius, dimana bagian dada kanan korban terdapat dua luka menganga yang ukurannya mencapai 4 cm.

“Setelah itu nafas saya terasa sesak, darah mengalir dari bagian luka,” jelasnya.

Menjelang mendapatkan pertolongan, Sahrul menuturkan bahwa selama 1 jam lebih ia masih berada di sungai tersebut sembari menunggu pertolongan warga untuk membawanya pulang.

“Saya diseberangkan dengan menggunakan ban dalam mobil (benen), itu ada 1 jam karena teman saya yang satunya memanggil warga kampung,” ceritanya.

Sahrul pun sempat dibawa ke Puskesmas Rantau Ikil untuk mendapat pertolongan, karena kondisi luka yang ia alami cukup berat, selanjutnya Ia dirujuk ke RSUD H. Hanafie Muara Bungo.

Sementara itu dokter ahli bedah yang menangani korban, dr Arifianto mengatakan, bahwa saat ini korban sudah dioperasi, menurut dokter ada udara dan darah yang mengumpul di rongga dada, hal itu terjadi akibat jebolnya rongga dada.

“Ada dua lobang besar yang menganga sekitar 4 cm di dada sebelah kanan, dan 8 luka lainnya yang menyebar di bagian dada kanan maupun kiri,” ungkap dr Arifianto.

Saat ini korban dipasangi selang untuk mengaliri udara maupun darah di rongga dada yang menganga, menurut dokter yang menanganinya , saat ini pihaknya mewaspadai terjadinya infeksi luka.

“Kita pantau lagi, kalau darahnya masih banyak dan masih sesak kita evaluasi ulang kita masih dalam tahap obserfasi,” tutupnya.

(Put)

#News1


kenali.co