Ekspedisi Merangin Tangguh Mapala Mata Angin, Dua Srikandi Cilik Dilepas Wabub
Ekspedisi Merangin Tangguh Mapala Mata Angin, Dua Srikandi Cilik Dilepas Wabub

Ekspedisi Merangin Tangguh Mapala Mata Angin, Dua Srikandi Cilik Dilepas Wabub

Rabu, 10 Agustus 2016 - 19:24:04 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 652

Kenali.co, Merangin - "Salam Lestari" begitulah ucapan salam anggota Mapala saat melepas tim ekspedisi Merangin Tangguh, ekspedisi yang dilakukan oleh Mapala satu-satunya yang ada di Kabupaten Merangin, Rabu (10/8/2016), langsung dilepas oleh Wakil Bupati Merangin.

Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Merangin H A Khafid Moein melepas tim Ekspedisi Merangin Tangguh ke puncak Gunung Kerinci dan Gunung Masurai Merangin.

Acara pelepasan lima orang Mapala Mata Angin itu, berlangsung sederhana di teras depan Kantor Bupati Merangin. "Selamat jalan dan berjuang, semoga misi mulia ini berjalan sukses," ujar Wabup.

Wabup berpesan, lakukan ekspedisi yang didedikasikan untuk seluruh anak Indonesia berjuang melawan Kanker tersebut dengan penuh kehati-hatian, karena sikap alam tidak dapat diprediksikan, kadang panas, kadang mendung dan hujan.

Ekspedisi berjalan kali ini akan langsung bergerak menaklukan puncak Gunung Kerinci yakni atap sumatra dengan ketinggian 3805 mdpl guna membentangkan dan mengibarkan Sangsaka Merah Putih di puncak gunung tertinggi di Sumatera itu.

Setelah misi pertama itu sukses, Mapala Mata Angin akan kembali melakukan pendakian ke puncak Gunung Masurai Merangin, untuk menggelar upacara hari ulang tahun Republik Indonesia ke-71 di bibir danau kumbang 2702 mdpl. Dan top Masurai 2845 mdpl.

Pionir Mapala Mata Angin, Lilik Gunawan yang akrap disapa Moncos oleh anggota Mapala Mata Angin ini mengatakan nanti di puncak Gunung Masurai tepatnya di bibir danau atas awan (Danau Kumbang Merangin) kita akan menggelar upacara hari ulang tahun Republik Indinesia ke-71, ujar Lilik, pionir Mapala Mata Angin.

Menariknya dari ekspedisi ini dari lima orang peserta, dua diantaranya adalah masih berusia balita. Kedua Srikandi Masurai itu, Chamdigadiza PAE (6,5) dan Chamdigadifa PAE (3,5)

"Pendakian ekspedisi Merangin Tangguh Mapala Mata Angin ini didedikasikan untuk seluruh anak Indonesia yang sedang berjuang untuk melawan kanker, bertahan kami semua sayang kalian," tutupnya.

(jo1)

#News1


kenali.co