Dewan Sorot PAD Kota Jambi Tak Capai Target

Dewan Sorot PAD Kota Jambi Tak Capai Target

Kamis, 04 Agustus 2016 - 21:47:03 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 332

Kenali.co, JAMBI - DPRD Kota Jambi kembali menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan oleh pemerintah Kota Jambi yang tidak mencapai target. Seluruh fraksi di DPRD Kota Jambi mempertanyakan alasan tidak tercapainya target PAD yang ditetapkan di tahun 2015 lalu.

“Kita mempertanyakan alasan target itu tidak tercapai,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Jambi, Harizon saat menyampaikan tanggapan Fraksi atas Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2015 pada Rapat Paripurna di DPRD Kota Jambi, Kamis (4/8/2016).

Dijelaskannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2015 ditargetkan sebesar Rp305,14 miliar.  Target tersebut dapat direalisasikan sebesar Rp264,92 miliar atau 86,49 persen dari yang ditargetkan, Persentase Realisasi PAD Tahun Anggaran 2015 masing-masing adalah Pajak Daerah realisasinya 77,48 persen Retribusi Daerah realisasinya 93.27 persen. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan realisasinya 102,24 persen. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah,  realisasinya 113,48 persen.

Selain itu, Harizon juga mempertanyakan Pendapatan Transfer, yang terdiri dari Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat dan Pendapatan Transfer dari Pemerintah Provinsi. Total Pendapatan transfer pada tahun 2015 ditargetkan sebesar Rp1,12 triliun. Target tersebut terealisasi sebesar Rp.1,11 triliun atau 99,36 dari yang ditargetkan.

“Ini juga kami tanyakan apa alasannya tidak mencapai target,” katanya.

Sementara itu untuk Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat yang terdiri dari Pendapatan Dana Perimbangan dan Pendapatan Transfer Lainnya. Untuk Pendapatan dari Dana Perimbangan ditargetkan sebesar Rp871.25 miliar, realisasinya sebesar Rp.858,68 miliar atau 98,56 persen.

Hal senada juga disampaikan oleh Jasrul, yang merupakan Anggota Fraksi Partai Gerindra. Ia mempertanyakan tidak tercapainya target PAD tahun 2015 tersebut. Ia menilai hal ini ada kaitannya tentang SDM yang masih minim.

“Apakah dipengaruhi oleh SDM yang kurang mumpuni dalam mengelola keuangan, administrasi, atau lainnya,” katanya.

Untuk itu ia berharap pemerintah dapat mengevaluasi kinerja SDM di lingkungan pemerintahan Kota Jambi.

“Kami minta dievaluasi seluruhnya. Mulai dari eselon IV, III, dan eselon II,” tambahnya.

Ia berharap ke depan hal ini tidak terjadi lagi. Oleh karena itu, pemerintah harus berhati-hati dan mempunyai dasar yang jelas dalam menetapkan target PAD Kota Jambi.

(ali)

#News1


kenali.co