Pemerintah Ajak Petani Buka Lahan Pertanian. Biaya Ditanggung Pemerintah

Pemerintah Ajak Petani Buka Lahan Pertanian. Biaya Ditanggung Pemerintah

Kamis, 04 Agustus 2016 - 17:42:16 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 253

Kenali.co, MUARA BUNGO - Untuk mencapai swasembada pangan saat ini pemerintah pusat memberikan fasilitas pertanian. Hal ini mengingat modal untuk bertani mulai dari membuka lahan sampai menanam banyak dikeluhkan masyarakat, dan kini bisa didapat oleh masyarakat dengan gratis.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pertanian Bungo, Khairul Saleh, mengatakan pemerintah akan membuka area pertanian sesuai dengan yang diinginkan masyarakat, seberapapun luasnya. yang penting masyarakat memiliki lahan sendiri.

Dikatakannya, di tahun ini ada 200 hektare lahan marjinal milik masyarakat yang tersebar di berbagai Kecamatan Kabupaten Bungo, dibuka menjadi sawah atau lahan pertanian.

"Semuanya lahan marjinal, tahun ini kita ada 200 hektare akan dibuka. Tinggal menunggu pihak dari Satker Kementrian Pertanian melakukan survei, setelah itu langsung dibuka," Ucap Khairul.

Dijelaskannya, semua kebutuhan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat, mulai dari biaya membuka lahan sampai peralatan, termasuk pupuk dan bibit ketika produksi dilaksanakan.

"Yang penting kita punya lahan, dan kita hanya menunjuk tempat saja, setelah itu tahu beres. Proses pelaksanaannya nanti dilaksanakan juga bersama TNI AD," Jelasnya.

Khairul mengatakan, petani yang lahan marjinalnya sudah dibuka dan mulai produksi, akan mendapat bimbingan secara intens dari Dinas Pertanian selama beberapa tahun, sampai memang bisa dilepaskan untuk mandiri.

"Ke depan akan kembali dilakukan pendataan lahan-lahan marjinal yang akan diajukan untuk dibuka. Ini sistemnya kelompok tani, tapi tidak ada batasan, berapa hektare pun yang dimiliki setiap anggota bisa dibuka. Karena pusat berani menganggarkan biaya untuk berapapun lahan yang akan dibuka, yang penting kita punya lahannya," Papar Khairul.

Kahirul berharap, dengan adanya peluang ini, hendaknya masyarakat dapat memanfaatkan secara maksimal, Khairul menyebut sangat disayangkan kalau bantuan ini tak direspon sigap.

"Kita akan cari terus lahan-lahan marjinal untuk dibuka, ini masih kecil cuma 200 hektare, daerah lain ada yang buka 4000-5000 hektare,"‎ Tutupnya.

(Put)

#News1


kenali.co