Retribusi Gunung Mesurai, Tidak Sepadan dengan Homestay yang Disediakan
Pendaki gunung Mesurai

Retribusi Gunung Mesurai, Tidak Sepadan dengan Homestay yang Disediakan

Selasa, 19 Juli 2016 - 18:11:13 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 345

Kenali.co, Merangin - Gunung Masurai terletak di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang berlokasi mulai dari daerah perbatasan Bengkulu-Jambi sampai bagian barat Provinsi Jambi. Tepatnya, Gunung Masurai terletak di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Berada di sebelah barat daya dari Kota Bangko dengan jarak sekitar 110 km. Gunung ini memiliki dua buah danau vulkanik, yaitu Danau Kumbang dan Danau Mabuk, dan pernah jugo dihebohkan dengan penemuan danau merah, oleh penjelajah panjang kala itu dari Mapala Universitas Indonesia.

Selama lebaran hari raya Idul Fitri, gunung Mesurai banyak dikunjungi para pendaki baik pendaki dari Merangin, maupun luar Merangin, bahkan gunung Mesurai sudah dikenal oleh para pendaki dari pulau Jawa, bahkan luar Indonesia.

Tapi sangat disayangkan gunung Mesurai sudah banyak didatangi oleh para pendaki, namun sarana prasarannya bulum layak, seperti yang diutarakan, pendaki asal Merangin dari alumni Sispala Caksa Prabu.

Lanjutnya, "Prabu banyak para pendaki menyayangkan, dan mengeluh ketika dia mendaki gunung masurai, dikarenakan Homstey gunung Masurai yang tidak layak digunakan karena posisi homestay tidak terawat oleh pihak desa sekitar dan tidak ada sumber air yang bersih di sekitar area homestay.

"Jadi para pendaki yang hendak masak harus menahan malu karna harus meminta meminta, dan air dengan warga setempat," lanjutnya.

Menceritakan perjalanan pendakian sekitar pukul 08.30 wib Pendaki dari Sumbar & Kota Jambi bergerak melanjutkan pendakian gunung Masurai.

Sesampai pintu rimba seorang pendaki dari Jambi tersesat di area pintu rimba menuju pos (satu). ”Soalnya hutan di area pintu rimba sudah banyak ditebang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," lanjutnya.

Prabu mengatakan kalau kita menujau dari pintu rimba, kita harus jeli dan berhati hati, diKarenakan jalannya sudah hilang, tertutup oleh pepohonan yang ditebang oleh oknum yang tidak tanggung jawab.

Seperti yang dialami oleh pendaki yang tersesat di area pintu rimba. Akhirnya pendaki yang tersesat di area pintu rimba, bertemu seorang pendaki dari kabupaten Merangin atau pemandu gunung Masurai bernama bapak (prabu).

Dia sedang mengantar seorang pendaki dari Sumatra Barat, Jadi pemandu itu mengajak serempak pendaki yang tersesat tadi, berjalan menuju puncak utama gunung Masurai.

Sesampai di puncak utama sekitar pukul 15,45 wib, Saya terkagum dengan gunung Masurai ternyata ada surga tersembunyi di Provinsi Jambi, ujar para pendaki dari Sumbar, kepada prabu.

Lanjutnya Prabu, meskipun uang administrasi masuk ke objek wisata gunung Mesurai ini sudah sepadan dengan gunung gunung, yang ada di Sumatra.

Namun kita masih sangat menyayangkan, sarana dan prasarana yang kita suguhkan untuk para pendaki belum memadahi.

"Seperti prasarana di antaranya, homestay untuk persinggahan sementara oleh para pendaki, jauh dari layak, dan sumber air bersih, serta strinlen/petunjuk jalan, sudah banyak yang hilang, sehingga para pendaki banyak yang kebingungan di saat sampai di pintu rimba," tambahnya Prabu.

Sangat berharap kepada pemerintahan, agar memperhatikan objek wisata gunung Mesurai, dikarena gunung Mesurai, masih sangat alami, dan sejauh ini banyak jadi target para pendaki.

Kita selaku para pencinta alam Merangin khususnya, sangat malu, kerana kita sudah mengambil retribusi uang masuk, tapi kita tidak melengkapi saran pendukung.

Jadi tak heran banyak pendaki bertanya untuk apa uang retribusi tersebut, sedangkan kenyamanan paran pendaki tidak ada, salah satu contoh kecil air bersedih, mck, dan homestay ," tutupnya.

(jo1)

#News1


kenali.co