17 Puskesmas Di Tanjabtim Tidak Miliki Pembuangan Limbah

17 Puskesmas Di Tanjabtim Tidak Miliki Pembuangan Limbah

Selasa, 19 Juli 2016 - 17:55:48 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 250

Kenali.co, MUARASABAK - 17 Puskesmas yang ada di Kabupaten Tanjab Timur, hingga saat ini ternyata belum dilengkapi dengan pengolahan limbah. 17 puskesmas tersebut terdiri dari 8 puskesmas perawatan,  dan 9 puskesmas pembantu.

Hal ini sebagaimana diakui Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Timur Samsiran, ketika dikonfirmasi belum lama ini.

Samsiran Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Timur ketika dikonfirmasi, terkait dugaan ketidak tersediaanya tempat pembuangan Limbah menegatakan, untuk pengolahan limbah itu tentunya terkait dengan IPAL, sementara untuk kondisi geografis Kabupaten Tanjab Timur yang daerah rawa sangat sulit untuk pembuatan IPAL.

"Jangankan Pembuatan IPAL, membuat saveti Tang saja kita sudah kewalahan karena kondisi tanah rawa," katanya.

Dikatakannya, pembangunan sarana pengelolahan limbah sendiri,  memerlukan proses yang cukup panjang dan tentunya memerlukan dana yang tidak sedikit. Karenanya Pemkab Tanjabtim pun mengajukan pembangunan sarana pengolahan limbah ini ke pemerintah pusat. Hanya saja permohonan tersebut tetap saja terkendala srruktur tanah Tanjabtim, yang sebagian besar terdiri dari daerah rawa.

"Limbah itukan ada sistim Kolektingnya, misalkan dari bangsal perawatan dibuang  ke WC, tentunya wc-wc ini depkolek (tempat pengolahan Limbah,red). Kalau sistimnya grativikasi dari tinggi kerendah itu masih enak, tapi kalau sebaliknya tentunya harus pakai kompa, itu yang jadi permasalahan, sedangkan tempat kita tahu sendiri mau bikin WC saja susah. Namun kita tetap berusaha seperti daerah Simpang Tuan, Sabak Timur tetap kita upayakan," jelasnya.

Diakuinya kalau untuk ketersediaan tempat pengolahan limbah utnuk puskesmas yang ada dikabupaten Tanjab Timur masih Minim atau boleh dikatakan tidak ada sama sekali.

Samsiran mengatakan, untuk sementara  untuk pengolahan limbah sementara, limbah yang ada dikumpulkan terlebih dahulu baru kemudian dibakar.

"Sementara untuk dampak lingkungan sampai saat ini belum ada keluhan terkait limbah tersebut, namun kita tetap berupaya agar tempat pengolahan limbah diadakan," ungkapnya ketika dikonfirmasi melalui via telepon beberapa waktu lalu.

Sementara laporan ke Bupati sendiri terkait tidak adanya tempat pengolahan limbah, samsiran mengakui kalau sampai saat ini laporan tersebut belum pernah disampaikan ke bupati.

"Kita akui kalau laporan terkait hal tersebut belum kita sampaikan, yang jelas kita tetap berupaya untuk melengkapi hal tersebut," tutupnya.

(zal)

#News1


kenali.co