SI & DW Asik Beradu di Rumah Kosong Ditangkap Warga

SI & DW Asik Beradu di Rumah Kosong Ditangkap Warga

Jumat, 17 Juni 2016 - 21:48:40 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 301

Kenali.co, Merangin - Warga Talang Kawao, Kamis (16/6/2016) malam, dihebohkan dengan tertangkapnya pasang muda mudi SI warga A2 Bukit Bungkul dengan DW B3 Meranti, tertangkapnya kedua pasangan muda mudi saat, warga sedang melaksan shalat tarawih.

Ketua RT,17/RW 07 Talang Kawo Khoirul Amin, membenarkan terjadinya penangkapan pasangan, yang bukan suami istri tersebut, tapi mereka bukan warga sini.

Saat kejadian tersebut saya lagi di mesjid pas doa terakhir usai melaksanakan shalat tarawih ada yang melapor, bawahnya ada pasangan tertangka di GMA griya Madinah Asri, GMA tersebut ada dua RT kebetulan kejadian penagkapan pas di wilayahnya RT kita.

"Tertangkapnya keduanya pasang muda mudi, di rumah yang tidak ada penghuninya (rumah kosong) yang hendak dihuni karena baru siap dibangun," ujarnya

Lanjutnya, yang pria SI warga A2 Bukit bungkul seorang pekerja tukang rumah, pemasang pintu di rumah tersebut, "sangat disayangkan rumah belum sempat ditunggu dibuat untuk maksiat, kekesalan pemilik rumah," ujarnya khairul.

Lanjutnya menjelaskan sedangkan yang wanita masih duduk dibangku sekolah di salah satu SMA, DW B3 desa Meranti. "Pamitan kepada keluarga hendak buka bareng bersama temannya, dak tau nya malah sampai ke Bangko," ujarnya.

Kejadian bermula saat warga simpang GMA curiga dengan kedua pasang tersebut, karena memasuki rumah yang belum berpenghuni, "keduanya saat ditangkap sempat Kabur, dikejar oleh warga dapat lah di dekat kantin semea," lanjutnya.

"Saat dia tanya awalnya meraka tidak mengaku, dan warga yang menangkap lansung membawa mereka ke rumah saya (RT), baru la mereka mengaku melakukan,dan juga sudah pacaran selama tiga bulan." ujarnya.

Kejadian penagkapan sekitar pukul 22:00 Wib. Setelah pasang tersbeut ditangkap, Kedua orang tua mereka kita panggil, untuk menyelesaikan masalah ini, namun pihak keluarga sepakat diselesaikan di rumah pak RT.

"warga sempat kesal juga, karena keluarga yang cowok jam 24:00 wib baru sampai, padahal dekat yang cowok tinggalnya dari pada yang cewek, sedangkan tuk, Keluarga yang cewek dak sampai setengah jam dihubungi sudah datang," tambahnya.

Dalam perundingan dihadiri oleh kedua orang tua mereka, warga setempat, dan kedua tersangka, dalam perundingan mereka dikenakan hutan adat, "karna telaah berbuat hal yang belum pantas dilakukan, keluarga kedua pihak menyanggupi hutang adat tersebut," tutupnya.

(Jo1)

#News1


kenali.co