Pembayaran Tunjangan Dan Penghasilan Tetap Kades Akhirnya Dibayar
Pencairan kegiatan fisik tunggu APBDes

Pembayaran Tunjangan Dan Penghasilan Tetap Kades Akhirnya Dibayar

Selasa, 17 Mei 2016 - 20:50:41 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 492

Kenali.co, MUARABULIAN – Pemerintah Daerah Kabepaten Batanghari akhirnya mengambil kebijakan untuk membayar tunjangan dan penghasilan tetap para kepala desa beserta perangkat desa se-Kabupaten Batanghari. Keputusan ini diambil setelah Asisten I setda Batanghari menggelar rapat bersama dengan Kabag Keuangan, Kabag Hukum, para camat dan BPMPD Batanghari, pada Senin (16/5/2016).

Kabag Keuangan Setda Batanghari, M.Azan menyebut, kepala desa bersama perangkatnya belum menerima tunjangan dan penghasilan tetap terhitung Januari hingga Mei. Pencairan tunjangan dan penghasilan belum dibayarkan lantaran APBDes masing-masing desa belum rampung.

Dijelaskan Azan, sebenarnya alokasi dana desa (ADD) belum boleh dicairkan. ADD ini dicairkan setelah mendengar berbagai masukan serta pertimbangan dalam rapat pembahasan pada Senin (16/5/2016) sore. Pemda akhirnya memutuskan untuk membayar tunjangan dan penghasilan tetap perangkat desa dari Januari – April.

“Bagi desa yang sudah mempertanggung jawabkan penggunaan ADD tahun lalu, diperbolehkan untuk mencairkan tunjangan dan penghasilan tetap,” sebutnya.

Azan menjelaskan, pencairan alokasi dana desa (ADD) hanya sebatas untuk pembayaran tunjangan dan penghasilan tetap. Sementara, untuk pencairan kegiatan fisik masih menunggu APBDes dirampungkan. “ Untuk kegiatan fisik belum bisa dicairkan, APBDesnya harus dirampungkan dulu,” ungkapnya.

Keterlambatan pencairan alokasi dana desa merupakan dampak dari perubahan sistim pencairan dana desa (DD) yang bersumber dari pemerintah pusat. Perubahan itu memaksa pemerintah daerah harus merumuskan perbub yang baru sebagai petunjuk penyusunan APBDes.

“Perbubnya sudah Kita rumuskan, Tinggal pengesahan dari bupati saja. Setelah itu, nanti akan kita sebarkan ke seluruh desa,” jelasnya.

Pemda Batanghari sendiri telah merencanakan akan terjun membantu pemerintah desa dalam penyusunan APBDes. Penyusunan APBDes direncanakan akan dilakukan di ruang pola kantor bupati dengan mengundang para perangkat desa. “ Kita bimbing langsung, Kita usahakan dalam satu hari bisa rampung semua. Kita tidak mau keterlambatan penyusunan APBDes berdampak pada penyerapan,” tandasnya.

Kepala Desa Mersam, Sapuan Ansori mengaku telah mengetahui kebijakan Pemda Batanghari yang akan mendahulukan pembayaran tunjangan dan penghasilan tetap para kepala desa beserta perangkatnya. Kebijakan yang diambil tersebut menurutnya sudah sangat tepat mengingat sudah hampir lima bulan kepala desa dan jajarannya belum menerima gaji.

“Saya dapat kabar hari ini, saya kira kebijakan itu sudah sangat tepat. Kita sudah lima bulan tidak gajian,” Kata Sapuan Ansori, Kades Mersam.

Sapuan menyebut, gaji para kepala desa dan seluruh perangkat desa bersumber dari pos alokasi dana desa (ADD). Sementara, untuk mencairkan ADD wajib memenuhi mekanisme persyaratan berupa pertanggung jawaban penggunaan ADD tahun lalu dan APBDes.

“Sampai hari ini Kita belum memiliki APBDes. Soalnya, Perbub penyusunan APBDes belum ada,” ungkapnya.

Sapuan berharap Perbub penyusunan APBDes segera diterbitkan dan disampaikan kepada desa. Karena hanya dengan dasar Perbub itulah desa bisa menyusun APBDes.

“Kalau APBDes sudah selesai, pencairan tidak ada batasan lagi. Beda dengan kondisi saat ini, yang bisa dicairkan hanya sebatas tunjangan, penghasilan tetap dan ATK saja,” tutupnya.

(sun)

#News1


kenali.co