52 SK Kepsek SD di Kota Jambi Dipertanyakan

52 SK Kepsek SD di Kota Jambi Dipertanyakan

Selasa, 17 Mei 2016 - 20:26:27 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 226

Kenali.co,  JAMBI - Pelantikan 151 Kepala Sekolah Dasar Negeri di Kota Jambi sudah dilakukan beberapa waktu lalu masih menuai polemik, pasalnya banyak Kepsek yang protes dengan rotasi dan mutasi tersebut.

Hal itu dilandasi karena kurang transparan proses pelantikan tersebut sehingga menurut beberapa kepala sekolah, hal itu sangat janggal dan merugikan banyak pihak.

Pada pelantikan Kepsek  tersebut ternyata ada perbedaan data pengajuan dari Dinas Pendidikan Kota Jambi dengan SK yang diterbitklan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kota Jambi. Diketahui dari daftar usulan Kepala Sekolah yang diajukan Dinas Pendidkan dan ditandatangani oleh Syaiful Huda Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi hanya 99 Kepala Sekolah, namun SK yang diterbitkan oleh BKD Kota Jambi sebnyak 151, parahnya lagi, penambahan usulan tersebut tidak diketahui Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi dan tanpa koordinasi dengan Disdik.

Syaiful Huda, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, saat di Konfirmasi media ini tidak menapik hal tersebut, dia tidak mau membeberkan hal tersebut dengan jelas, ia hanya memberi sinyal, bahwa masalah tersebut nantinya akan dilakukan hearing di DPRD Kota Jambi.

”iya memang, tapi kita liat nantilah, saat hearing di DPRD,” katanya.

Kata Syaiful Huda, untuk porses penetapan SK tersebut, kalau berdasarkan aturan, proses pengajuan memang dari Dinas Pendidikan, di BKD sifatnya hanya menerbitkan SK. Yang jelas kata Syaiful Huda, dirinya tidak merasa mengirim data daftar susulan nama Kepala Sekolah.

”kira-kira prosesnya seperti itu. perubahan itu sebenarnya bisa saja, tapi sebenarnya harus ada usulan dari Dinas Pendidikan juga,” katanya.

“Dewan juga mempertanyakan hal tersebut kepada saya, dan saya akan jawab apa adanya,” ujarnya.

Sementara Subhi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Jambi saaat dikonfirmasi, tidak mau berkomentar banyak, ia hanya menyebutkan, hal tersebut sebenarnya sudah dijelaskan oleh Walikota.

”dak usahlah buat konflik lagi. itu kan sudah dijawab pak wali,” singkatnya.

(ali)

#News1


kenali.co