Operasional PLTD Sungaipenuh Rp48,9 Miliar Perbulan

Operasional PLTD Sungaipenuh Rp48,9 Miliar Perbulan

Jumat, 11 Maret 2016 - 18:00:00 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 245

Kenali.co, KERINCI - Biaya operasional Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Koto Lolo dianggap cukup boros, sebab dalam 1 harinya PLTD memakan biaya mencapai Rp1 miliar.

Hal ini dikatakan Kepala PLN Rayon Sungaipenuh, Sudarmadi, di Kerici, Jumat (11/3), menjelaskan subsidi Pemerintah per bulan untuk operasional PLN Kerinci sebesar Rp48,9 miliar, sedangkan, per harinya Rp1 miliar lebih. "Kalau kita lihat untuk Satu tahun biaya operasional PLN Kerinci mencapai Rp500 M," sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, salah satu solusi untuk melakukan penghematan anggaran harus menggunakan transmisi SUTT dari kabupaten Merangin-Sungaipenuh. "Kalau sistem transmisi jalan, maka akan hemat Rp38,6 miliar," jelasnya.

Sementara untuk sistem transmisi atau SUTT saat ini masih terkendala di Kemantan Hilir dan Sungai Liuk. "Kalau di Kemantan belum bisa ditarik, karena masyarakat minta gedung serba guna, karena lewat di atas lapangan. Gedung sudah disetujui pimpinan dan akan dibangun, tapi harus tender, tidak bisa langsung. Masyarakat minta bangun dulu baru tarik tali," terangnya.

Sedangkan di Sungai Liuk, masyarakat minta ganti rugi, namun tidak sesuai aturan. "Kalau di luar aturan, kami tidak bisa membayar," katanya.

Dia juga minta masyarakat tidak menghambat penarikan kabel SUTT, karena proyek ini sudah tertunda selama 7 tahun.

"Dari 370 titik tower yang dibangun dengan anggaran Rp1,5 triliun. Pembagunannya sudah terhambat selama 7 tahun, kita targetkan Juni mendatang. Sebab hanya Kerinci belum interkoneksi seperti daerah lain,"pungkasnya.

(sau)

#News1


kenali.co