1,5 Menit Warga Sarolangun Terhipnotis Telak...
GMT Sarolangun 2016

1,5 Menit Warga Sarolangun Terhipnotis Telak...

Rabu, 09 Maret 2016 - 08:37:07 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 633

Kenali.co, SAROLANGUN - Antusias warga Sarolangun untuk melihat, secara langsung kejadian langka Gerhana Matahari Total (GMT) terbayar sudah. Meskipun hanya bisa melihat GMT Selama 1,5 menit saja, kejadian langka tersebut yang hanya terjadi selama priode 375 tahun, mampu menghipnotis warga Sarolangun yang mulai berkumpul semenjak pukul 05.00 Wib.

"Saya benar-benar beruntung bisa melihat secara langsung, gerhana matahari total di sini, sebab kejadian ini sangat langka," kata Pudin warga Air Gading Sarolangun.

Bahkan dirinya rela bangun pagi untuk bisa melihat gerhana di Ancol Sarolangun. "Saya harus bangun pagi, untuk bisa melihat GMT di Ancol, dan saya juga bawa keluarga saya dan ini bisa jadi edukasi buat keluarga saya," tambahnya.

Sementara menurut Dwi Atmoko staf BMKG Jambi, menyebutkan bahwa kejadian GMT untuk di Sarolangun bisa dinikmati di dua tempat, seperti di Ancol dan Sarolangun.

"Untuk di Sarolangun ada dia titik yang bisa dinikmati, untuk melihat GMT di lokasi Ancol dan juga di Sarolangun, dan peristiwa ini hanya terjadi selama 375 tahun," jelasnya.

Dan untuk durasi GMT hanya terjadi sekitar 1,5 menit saja namun kejadian tersebut terjadi beberapa fase.

"Waktunya hanya 1,5 menit saja, namun terjadi beberapa fase, namun yang terjadi secara total hanya terjadi beberapa menit saja, namun yang jelas kita sangat terbantu dengan adanya awan pagi ini," ujarnya.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan bahwa warga Sarolangun yang hadir untuk melihat fenomena alam, menjadi saksi sejarah, sebab kejadian sangat langka.

"Hari ini warga Sarolangun menjadi saksi sejarah, sebab kejadian ini hanya terjadi ratusan tahun, dan Sarolangun menjadi catatan bagi masyarakat bisa melihat GMT di Ancol," jelas Bupati.

Bahkan untuk mempromosikan GMT Pemkab Sarolangun, juga mengadakan beberapa event agar masyarakat bisa menikmati kemunculan GMT.

"GMT juga menjadi sarana promosi wisata Sarolangun, agar lebih dikenal lagi secara luas lagi," tambahnya.

Menurut Wabub Jambi Fahrori umar, meminta agar kejadian langka bukan hanya fenomena alam, namun sudah tersurat untuk menjadi keyakinan .

"Ini bukan hanya fenomena alam saja, tapi GMT merupakan salah satu bentuk peristiwa yang menjadi satu keyakinannya kita dalam agam Islam, dan ini harus dimaknai secara khusus, mari kita beribadah dan tingkatkan kebersamaan di antara kita," tandasnya.

(dar)

#News1


kenali.co